News

Senam Bersama PKK dan Mahasiswa BSI Explore di Karang Indah

×

Senam Bersama PKK dan Mahasiswa BSI Explore di Karang Indah

Sebarkan artikel ini
Senam

Karawanghitz, Kabupaten Bekasi – Ibu-ibu PKK Desa Karang Indah bersama mahasiswa kelompok utama 11 BSI Explore 2026 mengikuti kegiatan senam bersama di halaman kantor desa pada 6 Agustus 2026. Aktivitas olahraga pagi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa sekaligus ruang interaksi untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat.

Kegiatan berlangsung pada pagi hari dalam suasana santai. Ibu-ibu PKK dan mahasiswa mengikuti gerakan senam secara bersama-sama dengan iringan musik. Peserta terlihat aktif mengikuti instruksi dan menikmati kegiatan yang dilakukan di halaman kantor desa.

Bagi mahasiswa, senam bersama tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berbaur dengan warga, terutama anggota PKK yang aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat. Interaksi secara langsung membuat mahasiswa dapat mengenal warga dalam suasana yang lebih informal.

Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang

Sebelum senam dimulai, mahasiswa juga terlibat dalam percakapan ringan dengan para peserta. Pembicaraan berlangsung secara santai dan membahas keseharian warga serta kegiatan yang biasa dilakukan di lingkungan desa. Dari komunikasi tersebut, mahasiswa mendapatkan informasi tambahan mengenai kehidupan sosial masyarakat Karang Indah.

Peserta BSI Explore 2026, Laura Syahnanda Zulfia, mengatakan kegiatan olahraga bersama memberikan pengalaman berbeda karena mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat tanpa suasana yang terlalu formal.

“Senam bersama ini seru karena kami bisa lebih dekat dengan ibu-ibu PKK. Awalnya kami datang untuk mengikuti kegiatan, tetapi setelah berbincang dan senam bersama, suasananya terasa lebih akrab seperti sudah saling mengenal,” ujar Laura.

Menurut Laura, aktivitas sederhana seperti senam dapat menjadi awal untuk membangun komunikasi antara mahasiswa dan warga. Hubungan tersebut diperlukan karena selama pelaksanaan BSI Explore 2026 mahasiswa akan menjalankan sejumlah kegiatan yang membutuhkan interaksi dan dukungan masyarakat setempat.

Bagi anggota PKK yang mengikuti kegiatan, kehadiran mahasiswa juga memberikan suasana berbeda dalam aktivitas olahraga pagi. Salah seorang peserta mengatakan kegiatan menjadi lebih ramai karena mahasiswa turut bergabung dan berinteraksi dengan warga.

“Biasanya senam dilakukan bersama ibu-ibu saja. Sekarang ada mahasiswa yang ikut, jadi suasananya lebih ramai dan semangat. Kami juga senang bisa berbincang dan mengenal mereka lebih dekat,” katanya.

Selain mendukung aktivitas fisik, kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman antara mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami pola interaksi sosial di lingkungan desa, sedangkan warga dapat mengenal mahasiswa yang akan menjalankan kegiatan pengabdian selama beberapa pekan.

Interaksi melalui kegiatan sehari-hari juga membantu mahasiswa memahami bahwa komunikasi dengan masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui forum resmi. Aktivitas seperti olahraga bersama dapat menjadi sarana untuk membangun kedekatan sekaligus membuka percakapan mengenai kondisi dan kebutuhan warga.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi mahasiswa di lingkungan baru. Mereka perlu menyesuaikan cara berkomunikasi, menghargai kebiasaan masyarakat, serta memahami situasi sosial yang berbeda dari lingkungan kampus. Kemampuan beradaptasi dan bekerja sama menjadi bagian penting dalam menjalankan kegiatan pengabdian secara langsung.

Kegiatan senam bersama juga dapat mendukung pembiasaan aktivitas fisik bagi masyarakat. Dengan melibatkan mahasiswa dan anggota PKK dalam satu kegiatan, halaman kantor desa menjadi ruang pertemuan yang mempertemukan dua kelompok dengan latar belakang berbeda dalam aktivitas yang sederhana dan mudah diikuti.

Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’

BSI Explore 2026 merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa terpilih untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan langsung di masyarakat.

BSI Explore 2026 berlangsung pada 5–25 Agustus 2026 dan melibatkan 38 desa mitra. Setiap tim terdiri atas lima mahasiswa serta mendapatkan pendampingan dari satu Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Tim yang bertugas di Desa Karang Indah dipimpin Kohar Hanapi, dengan anggota Aulia Rahma Suryani, Derina Rizkia Zahra, Fazryan Syauqi, Laura Syahnanda Zulfia, dan Nurulita Khusnul Khotimah.

Bagi mahasiswa dan masyarakat Karang Indah, senam pada pagi itu menjadi salah satu bentuk pertemuan selama rangkaian pengabdian berlangsung. Setelah kegiatan olahraga selesai, interaksi antara mahasiswa dan warga menjadi bagian dari proses membangun komunikasi untuk mendukung kegiatan BSI Explore 2026 berikutnya.