Pendidikan

Canvas Model Bisnis Dorong Literasi Kewirausahaan Digital di Lingkungan Pendidikan Nonformal Karawang

×

Canvas Model Bisnis Dorong Literasi Kewirausahaan Digital di Lingkungan Pendidikan Nonformal Karawang

Sebarkan artikel ini
Bisnis
Sumber Gambar: UBSI Karawang
Bisnis
Sumber Gambar: UBSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menegaskan perannya dalam penguatan literasi kewirausahaan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM) bertema Pemanfaatan Canvas Model Bisnis di Era IT pada Lingkungan PKBM Nurul Furqon Kota Baru Karawang. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Oktober 2025, di PKBM Nurul Furqon, Kota Baru, Karawang ini menghadirkan pembelajaran aplikatif tentang perancangan model bisnis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, dengan sasaran peserta didik pendidikan nonformal yang memiliki minat berwirausaha.

Sejak awal kegiatan, peserta yang terdiri dari siswa PKBM Nurul Furqon menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka mengikuti rangkaian pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab yang dirancang interaktif agar mudah dipahami dan relevan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi wujud konkret pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan nonformal.

Literasi Bisnis Digital sebagai Fondasi Kemandirian

Materi utama disampaikan oleh Dede Nurrahman selaku tutor, yang mengulas konsep Business Model Canvas sebagai alat strategis untuk memetakan ide usaha secara sistematis. Peserta diajak memahami sembilan elemen kunci mulai dari proposisi nilai, segmen pelanggan, hingga struktur biaya dan aliran pendapatan yang menjadi fondasi dalam membangun model bisnis yang efektif dan berkelanjutan di era digital.

Menurut Dede, pendekatan kanvas memudahkan pelaku usaha pemula untuk melihat gambaran utuh bisnisnya sejak tahap perencanaan. “Canvas Model Bisnis membantu peserta memahami relasi antar komponen usaha secara sederhana namun komprehensif. Ini penting agar ide yang dimiliki tidak berhenti pada konsep, tetapi dapat dieksekusi,” ujarnya saat sesi pemaparan.

Pendekatan Praktis pada Pembelajaran Bisnis

Kegiatan tidak hanya berfokus pada teori. Peserta didorong untuk mengidentifikasi peluang usaha di sekitar mereka, kemudian memetakan ide tersebut ke dalam kanvas bisnis. Diskusi kelompok dan sesi tanya jawab dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman, sekaligus mengasah kemampuan analitis dan komunikasi peserta.

Tri Haryati, selaku ketua pelaksana PM, menegaskan bahwa pendekatan praktis dipilih agar materi mudah diaplikasikan. “Kami berharap kegiatan ini memberikan nilai tambah nyata bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan literasi bisnis dan kewirausahaan. Materi yang disampaikan diharapkan menjadi bekal agar siswa lebih siap menghadapi tantangan dunia usaha di era digital,” tuturnya.

Dampak Sosial dan Edukatif Kegiatan Bisnis

Selain meningkatkan pemahaman teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri peserta untuk berinovasi. Dalam diskusi, sejumlah peserta mengemukakan ide usaha berbasis kebutuhan lokal, seperti produk kuliner rumahan dan jasa berbasis teknologi sederhana. Interaksi ini menciptakan ruang belajar yang inklusif, di mana pengalaman dan gagasan peserta menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

Perwakilan PKBM Nurul Furqon menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kegiatan tersebut relevan dengan kebutuhan peserta didik pendidikan nonformal yang membutuhkan keterampilan praktis. “Materi Canvas Model Bisnis membuka wawasan siswa kami tentang cara merencanakan usaha secara terstruktur. Ini sangat membantu dalam menyiapkan mereka agar lebih mandiri,” ungkapnya.

Komitmen Berkelanjutan UBSI Kampus Karawang

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, UBSI Kampus Karawang berupaya menghadirkan pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Fokus pada literasi bisnis dan kewirausahaan dinilai strategis untuk mendorong lahirnya sumber daya manusia yang kreatif, adaptif, dan siap bersaing di tengah transformasi digital.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan materi yang relevan dan kolaborasi lintas sektor. Dengan pendekatan edukatif yang humanis dan aplikatif, UBSI Kampus Karawang menegaskan perannya sebagai mitra masyarakat dalam membangun ekosistem pembelajaran yang inklusif, inspiratif, dan berorientasi pada kemandirian ekonomi di era teknologi informasi.