Pendidikan

Cerdas Digital Dorong Mahasiswa UBSI Cikampek Ajarkan Logika dan Kreativitas Coding di SDN Cikampek Selatan 1

×

Cerdas Digital Dorong Mahasiswa UBSI Cikampek Ajarkan Logika dan Kreativitas Coding di SDN Cikampek Selatan 1

Sebarkan artikel ini
Cerdas Digital
Sumber Gambar: Mahasiswa UBSI Cikampek
Cerdas Digital
Sumber Gambar: Mahasiswa UBSI Cikampek

Karawang, Karawanghitz — Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikampek dari Kelompok 2 mata kuliah Character Building melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Cerdas Digital Bersama Coding: Menumbuhkan Kreativitas dan Logika Anak Sejak Dini” di SDN Cikampek Selatan 1, Selasa (11/11).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UBSI dalam menanamkan literasi digital serta kemampuan berpikir logis kepada siswa sekolah dasar sejak dini. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis karakter yang menggabungkan aspek sosial, teknologi, dan edukasi dalam satu kegiatan bermakna.

Adapun anggota Kelompok 2 yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Angga Pradita, Dila Rizky Sutarna, Indah Wahyuningtyas, Fauzan Mahmudi Samsudin, Muhammad Adam, dan Theresia Givani Naibaho.

Cerdas Digital Lewat Pembelajaran Interaktif

Kegiatan berlangsung penuh semangat sejak pagi. Suasana ruang kelas yang biasanya digunakan untuk pelajaran matematika kali ini berubah menjadi ruang belajar interaktif. Para siswa kelas 5 tampak antusias mengikuti setiap penjelasan dari mahasiswa, terutama saat mereka diajak bermain logika melalui lembar kerja bertema algoritma sederhana.

Untuk memperkenalkan konsep dasar coding, para mahasiswa tidak langsung menggunakan komputer. Sebaliknya, mereka menerapkan metode berbasis LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang memuat latihan penyusunan instruksi sederhana, pengenalan alur perintah, serta pemecahan masalah. Pendekatan ini dirancang agar siswa memahami logika coding secara konkret tanpa harus berhadapan langsung dengan layar.

“Melalui LKPD ini, anak-anak belajar menyusun instruksi secara runtut layaknya menulis algoritma. Kami ingin menunjukkan bahwa logika dan kreativitas bisa dilatih dari hal-hal sederhana,” ujar Angga Pradita, salah satu anggota kelompok (11/11).

Menurut Angga, pengenalan coding sejak dini bukan untuk menjadikan siswa mahir pemrograman, melainkan untuk melatih cara berpikir sistematis dan menyelesaikan masalah secara kreatif. “Anak-anak bisa belajar bagaimana berpikir langkah demi langkah, dan itu bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Cerdas Digital dan Dukungan dari Pihak Sekolah

Inisiatif mahasiswa UBSI ini disambut positif oleh pihak sekolah. wali kelas 5 SDN Cikampek Selatan 1, menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era digital yang menekankan kemampuan berpikir kritis dan literasi teknologi.

“Kegiatan ini membantu anak-anak mengenal teknologi bukan hanya sebagai pengguna, tetapi sebagai pemikir. Ini adalah langkah positif bagi perkembangan pola pikir mereka di era digital,” ujarnya.

Tina juga menilai metode non-komputer yang digunakan mahasiswa UBSI sangat efektif. Dengan aktivitas berbasis permainan dan simulasi, siswa menjadi lebih mudah memahami pola berpikir logis tanpa merasa terbebani oleh aspek teknis dari komputer atau perangkat lunak.

Cerdas Digital sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa

Selain memberikan manfaat bagi siswa SD, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa UBSI. Mereka belajar menyampaikan materi teknologi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak, sekaligus mengasah kemampuan komunikasi dan kerja sama tim di lapangan.

Menurut Jarkasih, M.Pd., dosen pembimbing mata kuliah Character Building UBSI Cikampek, kegiatan pengabdian ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga membentuk kepekaan sosial mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat sekitar.

“Mahasiswa belajar untuk memanusiakan teknologi. Literasi digital bukan hanya soal perangkat, tapi bagaimana membangun pola pikir kreatif, logis, dan bermanfaat bagi sesama,” tutur Jarkasih.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga memperkuat nilai-nilai empati, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai calon profesional muda yang siap menghadapi dunia kerja berbasis digital.

Cerdas Digital dan Harapan ke Depan

Melalui kegiatan Cerdas Digital Bersama Coding ini, para mahasiswa UBSI Cikampek berhasil menghadirkan pembelajaran yang inspiratif dan aplikatif bagi siswa SDN Cikampek Selatan 1. Anak-anak diajak untuk mengenal dasar berpikir algoritmis, memecahkan masalah sederhana, dan menumbuhkan kreativitas dalam memahami teknologi.

Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi bukti bahwa proses belajar tidak hanya terjadi di ruang kuliah, tetapi juga di tengah masyarakat. Melalui sinergi antara dunia kampus dan sekolah dasar, mereka membuktikan bahwa semangat berbagi ilmu mampu menumbuhkan nilai edukatif dan sosial secara bersamaan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Cikampek dalam mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, berkarakter, dan cakap digital.

Kelas sederhana di SDN Cikampek Selatan 1 hari itu mungkin tidak dipenuhi perangkat komputer, tetapi semangat belajar dan rasa ingin tahu anak-anak menjadi bukti nyata bahwa menjadi cerdas digital berarti berpikir logis, berkreasi tanpa batas, dan berbagi ilmu demi masa depan yang lebih baik.