Karawanghitz, Karawang – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Persamaan Persepsi Dosen Penguji Tugas Akhir Periode I Tahun 2026 pada Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh 29 dosen penguji sebagai bagian dari upaya menyelaraskan standar pelaksanaan ujian tugas akhir agar proses penilaian berjalan objektif, konsisten, dan sesuai dengan capaian pembelajaran program studi.
Mengusung tema “Selaraskan Persepsi, Wujudkan Lulusan SIA yang Unggul dan Berdaya Saing”, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Agenda ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum pelaksanaan ujian Outline Tugas Akhir Periode I Tahun 2026 agar seluruh dosen memiliki acuan yang sama dalam melakukan proses pengujian.
Program Studi Sistem Informasi Akuntansi memandang bahwa keseragaman pemahaman antar dosen penguji memiliki peran penting dalam menjaga kualitas akademik. Perbedaan persepsi terhadap mekanisme maupun standar penilaian berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam proses evaluasi mahasiswa. Oleh karena itu, penyamaan persepsi dilakukan sebagai langkah untuk memastikan setiap peserta ujian memperoleh perlakuan dan penilaian yang setara berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.
Baca juga: Ketika K-Drama Menjadi Skripsi: Jejak Halyu di Dunia Akademik Indonesia
Dalam kegiatan tersebut, Sri Wasiyanti, M.Kom. hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai mekanisme pelaksanaan ujian tugas akhir sekaligus menjelaskan berbagai aspek yang menjadi dasar penilaian dosen penguji. Pembahasan difokuskan pada penyelarasan standar evaluasi sehingga setiap dosen memiliki pemahaman yang sama ketika menilai kualitas outline maupun memberikan masukan kepada mahasiswa.
Selama sesi berlangsung, peserta memperoleh penjelasan mengenai pedoman pelaksanaan ujian, penggunaan rubrik penilaian, hingga indikator yang menjadi dasar dalam menilai kemampuan mahasiswa. Selain membahas aspek teknis, forum juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi bagi para dosen untuk menyamakan interpretasi terhadap berbagai kondisi yang mungkin ditemui selama proses pengujian berlangsung.
Rubrik penilaian menjadi salah satu materi yang mendapat perhatian khusus. Program studi menekankan pentingnya penggunaan instrumen penilaian yang terukur sehingga hasil evaluasi tidak hanya bergantung pada penilaian subjektif, tetapi mengacu pada indikator yang telah disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi Sistem Informasi Akuntansi.
Selain itu, peserta juga mendiskusikan kriteria penilaian yang akan diterapkan dalam ujian Outline Tugas Akhir. Pembahasan mencakup ruang lingkup penelitian, relevansi topik dengan bidang Sistem Informasi Akuntansi, kelayakan metode yang digunakan mahasiswa, hingga kualitas penyusunan proposal penelitian. Dengan adanya kesepahaman tersebut, diharapkan seluruh dosen dapat memberikan arahan yang selaras kepada mahasiswa selama proses ujian berlangsung.
Program Studi Sistem Informasi Akuntansi juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menyamakan mekanisme penilaian, tetapi juga memperkuat kualitas proses akademik secara keseluruhan. Standar penilaian yang seragam diharapkan mampu menciptakan proses evaluasi yang lebih transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui forum ini, dosen penguji turut membahas berbagai topik penelitian yang dinilai relevan dengan perkembangan bidang Sistem Informasi Akuntansi. Penyelarasan persepsi terhadap ruang lingkup penelitian menjadi penting agar mahasiswa memperoleh arahan yang konsisten sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai program studi.
Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antardosen penguji menjelang pelaksanaan ujian. Kesamaan pemahaman mengenai mekanisme pengujian dinilai dapat meminimalkan perbedaan interpretasi dalam memberikan penilaian maupun rekomendasi kepada mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa yang memiliki kualitas tugas akhir yang setara dapat memperoleh hasil evaluasi yang proporsional tanpa dipengaruhi oleh perbedaan sudut pandang masing-masing penguji.
Baca juga: Stuck Nentuin Judul Skripsi dan Research Gap? Bootcamp Bibliometrik Ini Solusinya
Pelaksanaan persamaan persepsi merupakan agenda yang secara rutin diselenggarakan sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu akademik di lingkungan Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Kabupaten Karawang. Program ini menjadi salah satu langkah dalam menjaga kualitas penyelenggaraan ujian tugas akhir sekaligus memastikan proses evaluasi berjalan sesuai dengan standar akademik yang telah ditetapkan.
Hasil pembahasan dalam kegiatan tersebut selanjutnya akan menjadi pedoman bersama bagi seluruh dosen penguji pada pelaksanaan ujian Outline Tugas Akhir Periode I Tahun 2026. Pedoman tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya proses penilaian yang lebih konsisten, objektif, dan adil, sekaligus memperkuat kualitas lulusan yang dihasilkan.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Kabupaten Karawang terus berupaya meningkatkan mutu proses akademik, khususnya dalam penyelenggaraan tugas akhir. Penyelarasan persepsi antar dosen penguji diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas lulusan, sehingga mampu menghasilkan sarjana Sistem Informasi Akuntansi yang memiliki kompetensi profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap bersaing di dunia kerja sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.












