Karawanghitz, Karawang – Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar Workshop dan Uji Kompetensi Berbasis Industri Bidang Sistem Basis Data pada Selasa, 8 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan bagi mahasiswa sebelum mengikuti Uji Kompetensi Berbasis Industri yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026.
Workshop menghadirkan Nanang Ruhyana, M.Kom., Chief Operating Officer PT Iner Corp, sebagai narasumber. Melalui pengalaman di bidang akademik dan industri, ia membagikan wawasan mengenai konsep, penerapan, serta kompetensi sistem basis data yang dibutuhkan perusahaan pada era transformasi digital.
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya Program Studi Sistem Informasi dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki pemahaman yang sesuai dengan standar industri sebelum menjalani uji kompetensi. Selain memperkuat aspek akademik, workshop juga memberikan gambaran mengenai keterampilan teknis yang menjadi kebutuhan di dunia kerja, khususnya pada bidang pengelolaan data.
Baca juga: Cara Otak Memproses Informasi Menurut Psikologi, Ternyata Mirip Komputer
Dalam sesi materi, peserta mempelajari Structured Query Language (SQL) sebagai bahasa utama yang digunakan untuk mengelola sistem basis data. Pembahasan dimulai dari konsep dasar SQL, teknik pembuatan basis data, pengelolaan tabel, manipulasi data, hingga penyusunan query yang efektif untuk mengolah informasi secara akurat dan efisien.
Nanang menjelaskan bahwa penguasaan SQL merupakan salah satu kompetensi fundamental yang harus dimiliki oleh mahasiswa teknologi informasi. Hampir seluruh aplikasi digital saat ini memanfaatkan sistem basis data sebagai tempat penyimpanan dan pengelolaan informasi. Karena itu, kemampuan memahami struktur data serta mengakses informasi melalui SQL menjadi keterampilan yang banyak dicari oleh berbagai perusahaan.
Selain teori, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai implementasi SQL dalam pengembangan sistem informasi yang digunakan di lingkungan industri. Berbagai contoh kasus diperkenalkan untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana basis data mendukung operasional perusahaan, mulai dari pengelolaan transaksi, penyimpanan data pelanggan, hingga penyusunan laporan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Menurut Nanang, seorang profesional di bidang teknologi informasi tidak hanya dituntut mampu membuat aplikasi, tetapi juga memahami bagaimana data disimpan, dikelola, diamankan, dan dimanfaatkan secara optimal. Oleh sebab itu, penguasaan sistem basis data menjadi salah satu kompetensi yang memiliki peran penting dalam pengembangan perangkat lunak maupun pengelolaan sistem informasi.
Selain membahas aspek teknis, workshop juga mengulas prospek karier di bidang database. Narasumber menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga profesional yang memiliki kemampuan mengelola basis data terus meningkat seiring berkembangnya transformasi digital di berbagai sektor industri.
Beberapa profesi yang diperkenalkan kepada peserta antara lain Database Administrator (DBA), Database Developer, Data Analyst, dan Data Engineer. Masing-masing profesi memiliki peran yang berbeda, namun seluruhnya membutuhkan pemahaman yang kuat mengenai pengelolaan basis data serta kemampuan melakukan analisis terhadap informasi yang dimiliki perusahaan.
Workshop diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang dengan komposisi peserta yang didominasi mahasiswa semester dua sebanyak sekitar 85 persen. Sementara itu, mahasiswa semester empat mencapai sekitar 10 persen, sedangkan mahasiswa semester enam sekitar 5 persen dari total peserta.
Dominasi mahasiswa semester awal menunjukkan tingginya minat untuk mempersiapkan kompetensi profesional sejak dini. Program studi memandang langkah tersebut penting karena perkembangan teknologi informasi berlangsung sangat cepat sehingga mahasiswa perlu mulai membangun keterampilan teknis sebelum memasuki dunia kerja maupun program magang industri.
Selama kegiatan berlangsung, peserta juga memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai teknik penulisan SQL, strategi menghadapi uji kompetensi, hingga pengalaman bekerja di bidang pengelolaan basis data. Diskusi berlangsung interaktif sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai tantangan yang dihadapi profesional database di lingkungan industri.
Baca juga: 8 Cara Alami Bikin Kulit Wajah Kenyal Tanpa Suntikan
Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menghubungkan proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui keterlibatan praktisi industri, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai standar kompetensi yang digunakan perusahaan serta perkembangan teknologi yang terus berubah.
Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan peserta dalam mengikuti Uji Kompetensi Berbasis Industri Bidang Sistem Basis Data pada 11 Juli 2026. Pembekalan yang diberikan tidak hanya berfokus pada penguasaan materi ujian, tetapi juga pada pengembangan kemampuan yang dapat diterapkan dalam lingkungan profesional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai konsep basis data, menguasai penggunaan SQL sebagai keterampilan dasar, serta memahami peluang karier yang tersedia di bidang pengelolaan data. Dengan bekal akademik yang dipadukan dengan pengalaman praktisi industri, Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang terus mendorong lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi teknis, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan siap bersaing di dunia kerja yang semakin mengandalkan pengelolaan data sebagai bagian penting dalam proses bisnis.












