
Karawang, Karawanghitz — Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Kecamatan Karawang Barat sukses menggelar Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) pada Kamis, 6 November 2025, di Plaza Kantor Kecamatan Karawang Barat. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan layanan publik terpadu.
Tetapi juga menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan, termasuk Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang, untuk memperkenalkan wajah pendidikan modern kepada masyarakat luas. Kehadiran berbagai instansi pemerintah dan lembaga pendidikan dalam satu arena mencerminkan upaya kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat literasi digital masyarakat.
Gebyar PATEN dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Kepala Dinas PUPR Rusman, Kepala Dinas Kesehatan Neni, dan Camat Karawang Barat Agus Somantri. Para pimpinan daerah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat layanan publik melalui pendekatan terintegrasi di tingkat kecamatan.
“Melalui kegiatan PATEN ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kabupaten untuk mengurus administrasi. Semua bisa selesai di kecamatan dengan cepat dan transparan,” ujar Wakil Bupati H. Maslani dalam sambutannya (6/11).
Agus Somantri, Camat Karawang Barat sekaligus tuan rumah penyelenggara, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis mendekatkan pelayanan kepada warga.
“Mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, konsultasi infrastruktur, hingga layanan kesehatan, semuanya kami hadirkan dalam satu lokasi agar masyarakat dapat mengaksesnya dengan mudah,” tuturnya. Kedua pernyataan tersebut menegaskan bahwa Gebyar PATEN bukan hanya agenda seremonial, tetapi langkah nyata untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, cepat, dan responsif.
Pendidikan sebagai Pilar Karawang Cerdas
Meskipun fokus utama kegiatan adalah pelayanan administrasi, Gebyar PATEN 2025 juga menjadi ruang interaksi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan. Di antara berbagai stand pelayanan dari dinas kesehatan, perizinan, hingga konsultasi infrastruktur, kehadiran UBSI Kampus Karawang memberikan warna berbeda. Stand pendidikan ini menjadi magnet bagi kalangan muda yang ingin memahami lebih jauh peluang pendidikan tinggi berbasis teknologi dan informatika.
Peran UBSI dalam acara ini tidak hanya sebagai peserta pameran pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menumbuhkan generasi yang literat digital. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, para perwakilan kampus memberikan edukasi mengenai pentingnya penguasaan teknologi informasi di era industri 4.0 serta informasi mengenai bidang studi yang relevan dengan kebutuhan industri modern.
“Pendidikan tidak boleh tertinggal dari perkembangan zaman. Masyarakat, terutama generasi muda, harus dibekali kemampuan digital agar dapat bersaing di dunia kerja,” ujar Hasan Basri, M.Kom., perwakilan UBSI yang hadir di lokasi. Ia menegaskan bahwa keterlibatan kampus dalam acara seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab akademik untuk membangun kompetensi masyarakat secara merata.
Dalam aktivitas konsultasi yang berlangsung sepanjang acara, banyak warga, khususnya pelajar dan orang tua, menunjukkan antusiasme terhadap program studi di bidang informatika, desain, dan manajemen. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan berbasis teknologi semakin tinggi seiring dengan pesatnya transformasi digital.
Pendidikan sebagai Jembatan Masyarakat dan Teknologi
Di tengah ramainya layanan kesehatan, pengecekan tekanan darah gratis, pelayanan administrasi kependudukan, hingga konsultasi pembangunan dari PUPR, stand UBSI menjadi ruang dialog yang hidup antara dunia akademik dan masyarakat. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa hal ini bukan hanya berada di kampus, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan solusi, wawasan, dan inspirasi.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Neni, kehadiran lembaga pendidikan dalam kegiatan PATEN mampu menambah nilai sosial bagi masyarakat. “
Kolaborasi seperti ini penting untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan tinggi dan teknologi dalam menghadapi tantangan hari ini,” kata Neni menegaskan.
Interaksi yang terjalin selama kegiatan juga mendorong masyarakat untuk memahami bahwa peningkatan kualitas hidup tidak hanya melalui layanan administratif dan kesehatan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas diri. Dengan demikian, Gebyar PATEN menjadi ruang belajar kolektif yang mempertemukan berbagai sektor untuk menghadirkan layanan sekaligus edukasi publik.
Kegiatan Gebyar PATEN 2025 mendapat sambutan luas dari warga yang memanfaatkan layanan administrasi, kesehatan, hingga konsultasi pendidikan dengan antusias. Melalui sinergi pemerintah daerah, dinas terkait, dan institusi pendidikan seperti UBSI Kampus Karawang, acara ini menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik sekaligus membangun masyarakat yang cerdas dan adaptif.
Penutup kegiatan ini memberi kesan optimistis bahwa pendidikan modern akan terus menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Dengan keterlibatan aktif UBSI Kampus Karawang, Karawang memiliki peluang besar mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja serta industri digital masa depan. Pendidikan tidak hanya menjadi jembatan menuju karier, tetapi juga jalan untuk membangun masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.












