
Karawang, Karawanghitz — Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan para dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali memberikan dampak signifikan bagi lingkungan sosial. Pada 6 September 2025, para dosen melaksanakan program edukasi literasi digital di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Iman, yang berlokasi di Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.
Kegiatan pengabdian ini menghadirkan pembelajaran langsung mengenai pemanfaatan teknologi secara aman dan produktif bagi anak-anak yang tinggal di lembaga tersebut. Program ini digelar sebagai upaya memperkuat kemampuan dasar literasi digital sekaligus meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dalam menggunakan perangkat teknologi di era yang serba terhubung.
Pengabdian Kepada Masyarakat dan Relevansinya bagi Anak Lembaga Sosial
Kegiatan pengabdian yang berlangsung pada Sabtu pagi itu tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga interaksi aktif antara dosen, mahasiswa pendamping, serta para penerima manfaat. Para peserta diperkenalkan pada penggunaan perangkat digital secara bertanggung jawab, termasuk pemahaman mengenai keamanan siber, cara memilah informasi, dan etika dalam bermedia sosial. Materi diberikan dalam bentuk diskusi, praktik langsung, serta simulasi sederhana untuk memastikan peserta dapat memahami konsep yang diperkenalkan.
Menurut penyelenggara, literasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi anak-anak di lembaga sosial, terutama karena mereka semakin terpapar perangkat mobile maupun internet dalam kehidupan sehari-hari. Para dosen UBSI menilai bahwa tanpa pemahaman yang memadai, anak-anak berisiko terpapar informasi keliru, konten negatif, atau potensi kejahatan siber.
“Anak-anak hari ini berinteraksi sangat dekat dengan teknologi. Karena itu, mereka perlu dibekali kesadaran untuk menggunakan perangkat digital secara aman,” ujar Ilham Kurniawan, dosen pelaksana kegiatan. Ia menegaskan bahwa program seperti ini harus dilakukan secara konsisten agar manfaatnya semakin terasa dalam jangka panjang.
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kolaborasi dan Pembelajaran Interaktif
Selama kegiatan berlangsung, para dosen dan mahasiswa pendamping memberikan pendampingan intensif melalui metode pembelajaran yang dikemas secara menyenangkan. Anak-anak dibagi dalam kelompok kecil agar proses belajar lebih personal dan terarah. Selain itu, peserta juga diberikan contoh kasus yang relevan dengan keseharian mereka, seperti cara menghadapi pesan mencurigakan, mengenali hoaks, serta menjaga privasi ketika bermain gim atau media sosial.
Perwakilan LKSA Nurul Iman menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik program ini karena anak-anak kami memang membutuhkan pendampingan digital. Pendekatannya sederhana, tetapi sangat relevan dengan kebutuhan mereka,” ungkap pengurus lembaga tersebut. Ia berharap kerja sama dapat terus berlanjut karena membawa dampak positif bagi perkembangan anak-anak di lingkungan LKSA.
Para penyelenggara juga menekankan pentingnya membangun budaya digital yang sehat sejak usia dini. Mereka menilai bahwa kemampuan memilah informasi dan memahami risiko internet akan menjadi modal penting bagi anak-anak ketika kelak masuk ke dunia pendidikan formal atau dunia kerja.
Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dampaknya terhadap Mahasiswa
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa UBSI yang terlibat. Melalui aktivitas lapangan tersebut, mahasiswa belajar mengaplikasikan pengetahuan akademik secara nyata, sekaligus mengembangkan empati, komunikasi, serta kemampuan memecahkan masalah. Pendekatan edukatif yang dilakukan secara langsung membuat mahasiswa memahami bagaimana teknologi dapat membantu masyarakat ketika disampaikan dengan metode yang tepat.
Salah satu mahasiswa menyampaikan kesannya bahwa kegiatan ini memberikan perspektif baru mengenai pentingnya peran pendidikan digital. “Kami belajar bahwa literasi digital tidak hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana mengajarkan nilai kehati-hatian dan tanggung jawab,” katanya.
Menutup dengan Harapan Positif bagi Masa Depan Anak-Anak
Melalui pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di LKSA Nurul Iman, para dosen dan mahasiswa UBSI menegaskan komitmen mereka untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang literasi digital. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Dengan berbagai upaya pendampingan yang dilakukan, UBSI berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja serta industri digital yang terus berkembang. Melalui kegiatan seperti ini, nilai edukatif, sosial, dan humanis dapat tersampaikan dengan baik sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.












