Karawanghitz, Karawang — Sebanyak 33 dosen Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) UBSI mengikuti Pertemuan Akademik Dosen yang digelar pada Senin (2/3/2026) di Kampus UBSI Karawang. Forum ini menjadi ruang diskusi akademik untuk memperkuat kualitas pembelajaran serta menyelaraskan strategi pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi dan informatika.
Kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UBSI Rachmat Adi Purnama, M.Kom., bersama para ketua program studi di lingkungan FTI. Dalam pertemuan ini, para dosen membahas berbagai aspek akademik, mulai dari strategi pembelajaran, evaluasi proses perkuliahan, hingga penguatan kompetensi mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang.
Dekan FTI UBSI, Rachmat Adi Purnama, menekankan bahwa pertemuan akademik dosen memiliki peran penting dalam menjaga mutu pendidikan tinggi, terutama pada bidang teknologi yang berkembang pesat.
Baca juga: FTI UBSI Perkuat Kurikulum Berbasis Industri, Ratusan Dosen Bahas OBE dan Skill Abad 21
“Pertemuan akademik ini menjadi momentum bagi para dosen untuk menyamakan visi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus memperkuat peran dosen dalam membimbing mahasiswa agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Rachmat.
Menurutnya, dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai pembimbing akademik yang membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan teknologi, serta kesiapan menghadapi dunia kerja.
Dalam diskusi tersebut, para dosen juga berbagi pengalaman mengenai pendekatan pembelajaran yang efektif serta tantangan yang dihadapi dalam proses perkuliahan. Pertemuan ini sekaligus menjadi sarana koordinasi antara fakultas dan program studi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan akademik berjalan secara optimal.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Kampus Utama, Sriyadi, M.Kom., menjelaskan bahwa forum akademik seperti ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi antar dosen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Melalui pertemuan ini, para dosen dapat berdiskusi secara langsung mengenai strategi pembelajaran dan evaluasi perkuliahan, sehingga proses pendidikan dapat terus ditingkatkan sesuai perkembangan teknologi informasi,” jelas Sriyadi.
Hal senada disampaikan Ketua Program Studi Informatika, Dr. Sumanto, M.Kom., yang menilai kolaborasi antar dosen menjadi kunci dalam menjaga mutu pendidikan di lingkungan fakultas.
“Pertemuan akademik seperti ini memungkinkan dosen untuk saling berbagi pengalaman dan pendekatan dalam proses pembelajaran. Dengan komunikasi yang baik, kualitas pengajaran dapat terus berkembang,” ungkap Sumanto.
Selama kegiatan berlangsung, diskusi berjalan interaktif dengan berbagai masukan dari para dosen terkait metode pembelajaran, penguatan kompetensi mahasiswa, serta strategi menghadapi perubahan kebutuhan industri teknologi. Beberapa dosen juga menyoroti pentingnya integrasi keterampilan praktis dan penguasaan teknologi terbaru dalam proses perkuliahan.
Melalui pertemuan akademik ini, FTI UBSI berharap koordinasi antara pimpinan fakultas, program studi, dan dosen dapat terus terjaga. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di bidang teknologi dan informatika.












