
Karawang, Karawanghitz — Komitmen dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing diwujudkan melalui penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi Madya yang digelar UBSI Kampus Karawang pada 14–15 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 dan menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan akademik sekaligus profesional sebelum mereka memasuki tahap akhir perkuliahan dan dunia kerja. Sertifikasi ini dilaksanakan melalui proses uji kompetensi yang ketat dan terukur oleh asesor berpengalaman di bidang akuntansi.
Pelaksanaan sertifikasi tersebut berlangsung di lingkungan kampus dengan menerapkan standar asesmen berbasis kompetensi. Mahasiswa peserta diuji kemampuan teknisnya dalam menjalankan tugas-tugas akuntansi, mulai dari pencatatan transaksi, pengolahan data keuangan, hingga penyusunan laporan sesuai prinsip dan etika profesi. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kelulusan sertifikasi, tetapi juga pada pembentukan sikap profesional, ketelitian, serta tanggung jawab dalam praktik akuntansi.
Sertifikasi Kompetensi sebagai Tahap Penting Pembelajaran
Penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi Madya pada semester 5 dipandang sebagai momentum krusial dalam proses pembelajaran. Pada fase ini, mahasiswa dinilai telah memiliki bekal teori dan praktik yang memadai untuk diuji secara komprehensif. Sertifikasi menjadi sarana evaluasi objektif atas capaian pembelajaran sekaligus penguatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Karawang, Dede Firmansyah Saefudin, M.Kom., menjelaskan bahwa sertifikasi dirancang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis outcome. “Mahasiswa semester 5 berada pada fase transisi menuju dunia profesional. Sertifikasi ini memastikan mereka memiliki standar kompetensi yang jelas dan terukur, bukan hanya pemahaman konseptual,” ujarnya (14/1).
Menurutnya, sertifikat kompetensi akan menjadi nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja, sekaligus bukti kesiapan mereka menghadapi tantangan profesi akuntansi yang menuntut ketepatan dan integritas tinggi.
Sertifikasi dengan Asesor Profesional dan Proses Objektif
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa mengikuti rangkaian asesmen yang dipandu oleh asesor berpengalaman. Proses uji kompetensi dilakukan secara objektif dan transparan, mencakup penilaian pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja. Setiap peserta diuji melalui skenario dan studi kasus yang menggambarkan kondisi kerja nyata di bidang akuntansi.
Hasan Basri, M.Kom., salah satu asesor menilai bahwa pelibatan mahasiswa semester 5 merupakan langkah tepat. “Di tahap ini, mahasiswa sudah cukup matang untuk diuji secara profesional. Kami melihat kemampuan teknis mereka berkembang dengan baik, terutama dalam memahami alur kerja dan tanggung jawab seorang teknisi akuntansi,” tuturnya.
Proses asesmen yang sistematis tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai standar evaluasi di dunia profesional, sehingga mereka dapat mengukur kemampuan diri secara realistis.
Bagi mahasiswa semester 5, Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi Madya menjadi pengalaman berharga yang membangun kepercayaan diri. Sertifikasi ini tidak hanya menghasilkan pengakuan formal atas kompetensi, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih disiplin, teliti, dan siap menghadapi tuntutan kerja yang sesungguhnya.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberi perspektif baru. “Uji kompetensi ini membuat kami lebih memahami standar kerja profesional. Tantangannya nyata, tetapi justru membuat kami merasa lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus,” katanya.
Dampak sertifikasi juga dirasakan secara lebih luas, karena lulusan yang kompeten diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan praktik akuntansi yang akuntabel dan bertanggung jawab di lingkungan kerja, baik di sektor swasta maupun publik.
Sertifikasi Kompetensi sebagai Komitmen Berkelanjutan UBSI Karawang
Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi Madya ini menegaskan komitmen UBSI Kampus Karawang dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Sertifikasi diposisikan sebagai bagian integral dari proses akademik, bukan sekadar pelengkap, sehingga mahasiswa terbiasa dengan standar profesional sejak dini.
Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Karawang terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang diakui. Dengan keterlibatan aktif mahasiswa semester 5 dalam sertifikasi kompetensi, kampus berharap dapat melahirkan generasi profesional muda yang siap berkontribusi, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja secara nyata dan berkelanjutan.












