Karawanghitz, Karawang – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (D3) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menyerahkan Sistem Informasi Perpustakaan kepada SMKN 1 Tirtamulya, Kabupaten Karawang, pada 23 Juli 2026. Aplikasi tersebut dikembangkan untuk mendukung digitalisasi layanan perpustakaan, mulai dari proses peminjaman dan pengembalian buku hingga penyimpanan data transaksi secara terintegrasi.
Penyerahan aplikasi menjadi bagian dari implementasi keilmuan mahasiswa dalam menghadirkan solusi teknologi yang dapat diterapkan secara langsung di lingkungan pendidikan. Sistem yang dirancang diharapkan mampu membantu sekolah meningkatkan efisiensi administrasi perpustakaan sekaligus mempermudah pengelolaan data koleksi maupun aktivitas peminjaman buku.
Pengembangan aplikasi dipimpin oleh Fadli Cahya Zulkarnain Tarigan selaku ketua tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI Kampus Kabupaten Karawang bersama anggota tim. Setelah melalui proses pengembangan dan pengujian, aplikasi resmi diserahkan kepada pihak SMKN 1 Tirtamulya sebagai mitra pengguna.
Baca juga:
Sambut Hari Anak Nasional 2026, AHM Edukasi Ribuan Anak Pahami Keselamatan Berlalu Lintas
Sebelum proses pembuatan sistem dimulai, tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan analisis kebutuhan bersama pengelola perpustakaan sekolah. Tahap tersebut dilakukan untuk memahami mekanisme layanan yang selama ini berjalan sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaan administrasi perpustakaan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa sekolah membutuhkan sistem yang mampu mengelola transaksi perpustakaan secara digital sehingga proses pencatatan menjadi lebih cepat, rapi, dan mudah ditelusuri kembali. Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa kemudian merancang sebuah aplikasi yang dapat mendukung aktivitas perpustakaan secara lebih efektif.
Sistem Informasi Perpustakaan yang dikembangkan memiliki berbagai fitur utama, mulai dari pengelolaan data buku, pencatatan anggota perpustakaan, hingga layanan peminjaman dan pengembalian buku secara digital. Seluruh data transaksi tersimpan dalam satu sistem sehingga memudahkan petugas dalam melakukan pencarian informasi maupun penyusunan laporan.
Selain menghadirkan fitur administrasi, aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan Leaderboard Pengguna Teraktif, yaitu fitur yang menampilkan pengguna perpustakaan dengan tingkat aktivitas tertinggi. Kehadiran fitur ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong siswa lebih aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan dan meningkatkan budaya membaca di lingkungan sekolah.
Ketua tim pengembang, Fadli Cahya Zulkarnain Tarigan, mengatakan bahwa aplikasi dirancang berdasarkan kebutuhan nyata yang disampaikan pihak sekolah sehingga sistem yang dihasilkan dapat langsung dimanfaatkan dalam kegiatan operasional sehari-hari.
“Kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan sekolah. Karena itu, proses pengembangan diawali dengan analisis kebutuhan agar sistem yang dibuat dapat membantu pengelolaan perpustakaan menjadi lebih efektif dan mudah digunakan,” ujar Fadli.
Menurutnya, penerapan sistem digital tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga mengurangi potensi kesalahan pencatatan yang kerap terjadi pada proses manual. Dengan data yang tersimpan secara terpusat, petugas perpustakaan juga lebih mudah melakukan pemantauan terhadap koleksi maupun riwayat transaksi peminjaman.
Bagi SMKN 1 Tirtamulya, kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan kepada siswa dan guru. Proses peminjaman maupun pengembalian buku dapat dilakukan dengan lebih praktis, sementara seluruh informasi terdokumentasi secara sistematis sehingga memudahkan proses evaluasi maupun penyusunan laporan.
Selain memberikan manfaat bagi sekolah, proyek ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan. Mulai dari tahap identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, hingga implementasi dilakukan secara langsung melalui kerja sama dengan mitra.
Baca juga:
Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan
Kolaborasi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami tantangan yang dihadapi institusi pendidikan sekaligus mengembangkan solusi berbasis teknologi yang dapat digunakan secara nyata.
Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Kabupaten Karawang terus mendorong mahasiswa agar mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kerja sama dengan sekolah menjadi salah satu bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan teknologi yang mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Dengan diterapkannya Sistem Informasi Perpustakaan di SMKN 1 Tirtamulya, sekolah kini memiliki sarana digital untuk mengelola aktivitas perpustakaan secara lebih modern, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan sistem informasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna di dunia pendidikan.












