Karawanghitz, Karawang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menyalurkan 25 ekor hewan kurban melalui program ASN Berbagi untuk mendukung penanganan stunting di wilayah tersebut. Bantuan itu akan didistribusikan ke seluruh kecamatan dengan sasaran balita stunting berusia di atas dua tahun serta ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Karawang, Aep Saefudin, mengatakan hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat yang masuk kategori rentan.
“Penyalurannya dilakukan melalui Baznas ke setiap kecamatan. Sasaran penerimanya balita stunting dan ibu hamil KEK yang sudah terdata,” ujar Aep, Selasa (26/5).
Menurutnya, data penerima bantuan telah disusun secara rinci hingga tingkat desa dan kecamatan menggunakan sistem by name by address. Pendataan tersebut dilakukan agar distribusi daging kurban dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan mengurangi potensi bantuan tidak tepat sasaran.
Selain mengandalkan kontribusi ASN, Pemkab Karawang juga menerima bantuan hewan kurban dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut. Hingga saat ini, jumlah hewan kurban yang terkumpul mencapai 53 ekor sapi dan lebih dari 20 ekor kambing.
Padahal, pemerintah daerah sebelumnya menargetkan pengumpulan sebanyak 70 ekor sapi dan 24 ekor kambing untuk momentum Idul Adha tahun ini. Meski target belum sepenuhnya terpenuhi, Pemkab Karawang masih membuka peluang bagi perusahaan lain yang ingin berpartisipasi.
“Memang masih ada target yang belum tercapai. Namun kami berharap masih ada perusahaan yang ikut menyusul untuk berdonasi dan berbagi,” kata Aep.
Ia menjelaskan, keterlibatan perusahaan dalam program kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 tercatat hanya 23 perusahaan yang ikut berpartisipasi, tahun ini jumlahnya naik menjadi 42 perusahaan.
Peningkatan jumlah perusahaan yang terlibat dinilai membantu memperluas jangkauan distribusi bantuan kepada masyarakat. Daging kurban nantinya akan dibagikan melalui koordinasi bersama pemerintah kecamatan dan pihak terkait agar proses penyaluran berjalan tertib.
Baca juga: Team Pandum Juara PMPL ID Spring 2026, Ketika yang Tak Banyak Bicara Justru Angkat Trofi
Program ASN Berbagi sendiri rutin dilakukan sebagai bagian dari kegiatan sosial di lingkungan Pemkab Karawang, terutama saat perayaan Idul Adha. Selain bertujuan memperkuat kepedulian sosial, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung intervensi pemerintah dalam menekan angka stunting.
Pemkab Karawang berharap distribusi hewan kurban dapat memberikan tambahan asupan protein hewani bagi kelompok penerima manfaat. Langkah itu dinilai penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak dan ibu hamil, terutama di wilayah yang masih memiliki kasus stunting cukup tinggi.
Sejumlah kecamatan dijadwalkan mulai menerima distribusi hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Selanjutnya, daging kurban akan dibagikan kepada penerima yang telah terdata melalui mekanisme yang disiapkan bersama Baznas dan pemerintah setempat.












