Karawanghitz, Karawang – Sebanyak 32 mahasiswa semester 4 Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatasi (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang mengikuti IT Bootcamp Software Development for Industry bertajuk Futurecode: AI-Driven Software Engineering yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Asyana Hotel Sentul, Bogor. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran berbasis industri guna memperkuat kompetensi mahasiswa dalam pengembangan perangkat lunak yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Mahasiswa yang berasal dari UBSI Kampus Karawang dan Cikampek tersebut berangkat menggunakan bus dari Kampus UBSI Karawang. Selama kegiatan, mereka didampingi oleh Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang, Abdussomad, M.Kom., serta Staf Program Studi, Ilham Kurniawan, M.Kom.
Bootcamp ini tidak hanya diikuti mahasiswa dari Karawang, tetapi juga melibatkan peserta dari UBSI Sukabumi dan UBSI Bogor, sehingga menjadi ajang kolaborasi lintas kampus dalam mengembangkan kemampuan teknis sekaligus memperluas jejaring akademik.
Kegiatan dibuka melalui sambutan dari Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UBSI, Rachmat Adi Purnama, M.Kom. Dalam pembukaannya, ia menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan industri teknologi yang berkembang sangat cepat. Menurutnya, kemampuan teknis perlu dibarengi dengan adaptasi terhadap pemanfaatan AI agar lulusan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja.
Rangkaian materi pada hari pertama menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi yang memiliki pengalaman di bidang teknologi informasi. Dari UBSI Sukabumi, Agung Wibowo, M.Kom. menyampaikan materi terkait pengembangan perangkat lunak berbasis industri, sementara Desi Susilawati, M.Kom. bertugas sebagai moderator yang memandu jalannya sesi diskusi.
Selanjutnya, Sunarti, M.Kom. dari UBSI Bogor memberikan materi mengenai pengembangan kompetensi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri digital. Peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti sesi bersama Ilham Maulana, M.Kom., Chief Executive Officer (CEO) PT Iner Corp, yang membahas implementasi chatbot berbasis Artificial Intelligence sebagai salah satu solusi yang banyak diterapkan dalam berbagai sektor usaha.
Dalam pemaparannya, Ilham menjelaskan bahwa chatbot tidak lagi sekadar menjadi fitur pelengkap layanan digital, tetapi telah berkembang menjadi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi pelayanan pelanggan, mengotomatisasi proses bisnis, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Ia juga memperkenalkan sejumlah pendekatan dalam membangun chatbot modern yang memanfaatkan teknologi AI generatif.
Selain menghadirkan pembicara eksternal, sesi berikutnya diisi oleh Ilham Kurniawan, M.Kom. dan Abdussomad, M.Kom. Keduanya memberikan pembekalan mengenai implementasi proyek perangkat lunak, mulai dari proses perancangan aplikasi hingga strategi penyelesaian proyek yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Memasuki malam hari, seluruh peserta dibagi ke dalam 11 kelompok untuk mempresentasikan proyek aplikasi yang telah mereka rancang. Presentasi dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan menjadi salah satu agenda utama bootcamp. Setiap kelompok memaparkan ide, desain sistem, fitur aplikasi, hingga solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan yang diangkat.
Presentasi tersebut kemudian memperoleh masukan langsung dari para pemateri dan praktisi industri. Evaluasi diberikan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga dari sisi inovasi, pengalaman pengguna (user experience), kelayakan implementasi, serta potensi pengembangan aplikasi di masa mendatang.
Hari kedua bootcamp diawali dengan kegiatan games yang bertujuan membangun kekompakan antarpeserta sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Setelah itu, panitia melanjutkan agenda penutupan yang dirangkaikan dengan pengumuman hasil penilaian proyek mahasiswa.
Pada sesi awarding, salah satu kelompok mahasiswa UBSI Kampus Kabupaten Karawang berhasil meraih penghargaan sebagai Juara 1 Aplikasi Terbaik. Prestasi tersebut diperoleh berdasarkan penilaian terhadap kualitas solusi yang dikembangkan, inovasi aplikasi, serta kemampuan tim dalam mempresentasikan proyek di hadapan dewan penilai.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu hasil dari proses pembelajaran selama bootcamp yang mempertemukan mahasiswa dengan akademisi dan praktisi industri dalam satu forum. Selain memperoleh pengalaman mengembangkan proyek secara kolaboratif, peserta juga mendapatkan gambaran mengenai standar kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja, khususnya di bidang software development berbasis AI.
Melalui penyelenggaraan IT Bootcamp Software Development for Industry, Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang berharap mahasiswa memiliki bekal yang lebih kuat dalam menghadapi perkembangan teknologi, mampu mengembangkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri, serta meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja yang semakin menuntut kemampuan teknis, kolaboratif, dan adaptif terhadap inovasi teknologi.












