Karawanghitz, Kabupaten Bekasi – Siswa SDN Karang Indah 1, Desa Karang Indah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyambut kedatangan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dalam kegiatan BSI Explore 2026 pada Agustus 2026. Pertemuan perdana tersebut diisi dengan pengenalan dan observasi lingkungan sekolah sebagai tahap awal sebelum tim menjalankan kegiatan edukatif bersama para siswa.
Kedatangan mahasiswa langsung menarik perhatian siswa. Sejumlah anak terlihat penasaran dengan aktivitas tim yang akan berada di lingkungan mereka selama pelaksanaan BSI Explore. Sapaan, senyum, dan pertanyaan sederhana dari siswa membuat suasana yang semula masih canggung perlahan berubah menjadi lebih akrab.
Pada hari pertama, tim memanfaatkan waktu untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus berinteraksi dengan guru dan peserta didik. Mahasiswa mengamati kondisi sekolah, karakter siswa, serta aktivitas yang berlangsung dalam kegiatan pembelajaran. Informasi tersebut diperlukan agar kegiatan yang nantinya dilaksanakan dapat menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa.
Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang
Interaksi berlangsung secara bertahap. Beberapa siswa mulai menghampiri mahasiswa, mengajak berbicara, dan menanyakan kegiatan yang akan dilakukan. Respons tersebut menjadi bagian penting bagi tim karena membantu mahasiswa membangun komunikasi dengan siswa sebelum memasuki rangkaian kegiatan yang telah direncanakan.
Antusiasme siswa juga dirasakan Aulia Rahma Suryani, anggota Tim BSI Explore yang bertugas mendokumentasikan kegiatan. Melalui kamera yang digunakannya, Aulia mengabadikan sejumlah momen interaksi antara mahasiswa dan siswa. Menurutnya, ekspresi bahagia para siswa ikut meningkatkan semangat tim dalam menjalankan kegiatan.
“Melihat senyum mereka dari balik kamera membuat saya ikut bahagia. Dari situ, kami juga semakin bersemangat menjalankan tugas dan seluruh kegiatan BSI Explore,” ujar Aulia.
Bagi Aulia, dokumentasi hari pertama tidak hanya berfungsi sebagai arsip kegiatan. Foto-foto tersebut juga merekam proses awal ketika mahasiswa mulai berinteraksi dengan siswa dan mengenal suasana sekolah. Ekspresi siswa yang penuh rasa ingin tahu menjadi salah satu momen yang menurutnya menarik untuk diabadikan.
“Kadang kami hanya menyapa atau mengajak mereka berbicara, tetapi responsnya sangat positif. Ketika melihat mereka tertawa dan menikmati kehadiran kami, rasa lelah seperti berkurang,” katanya.
Aulia berharap komunikasi yang telah terbentuk sejak pertemuan pertama dapat terus terjaga selama tim menjalankan kegiatan di Desa Karang Indah. Menurutnya, hubungan yang baik dengan siswa akan membantu kegiatan edukatif berlangsung secara lebih santai dan mudah diterima, sehingga siswa tidak merasa sedang mengikuti kegiatan yang terlalu formal.
Selain menjadi tahap pengenalan, interaksi dengan siswa juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami karakter anak-anak. Mahasiswa perlu menggunakan bahasa yang sederhana, menyesuaikan cara berkomunikasi, serta memahami respons siswa terhadap lingkungan baru. Kemampuan tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi selama menjalankan pengabdian di sekolah.
Bagi pihak sekolah, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengalaman tambahan bagi siswa. Interaksi dengan mahasiswa UBSI juga dapat memperkenalkan gambaran mengenai kehidupan pendidikan tinggi kepada anak-anak. Melalui komunikasi tersebut, siswa memperoleh kesempatan untuk mengetahui bahwa proses pendidikan dapat berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi dengan berbagai pilihan bidang.
Pengamatan pada hari pertama juga membantu tim melihat bagaimana siswa merespons kehadiran orang baru di lingkungan sekolah. Hasil pengamatan tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan metode pelaksanaan kegiatan berikutnya agar sesuai dengan suasana sekolah dan karakter peserta didik.
Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’
BSI Explore 2026 merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan UBSI. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa terpilih untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan langsung di masyarakat.
Pelaksanaan BSI Explore 2026 berlangsung pada 5–25 Agustus 2026 dengan menempatkan peserta dalam tim di 38 desa mitra. Setiap tim terdiri atas lima mahasiswa dan mendapatkan pendampingan dari satu Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Tim yang bertugas di Desa Karang Indah dipimpin Kohar Hanapi, dengan anggota Aulia Rahma Suryani, Derina Rizkia Zahra, Fazryan Syauqi, Laura Syahnanda Zulfia, dan Nurulita Khusnul Khotimah.
Pertemuan awal di SDN Karang Indah 1 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang akan dilanjutkan tim selama berada di Desa Karang Indah. Setelah mengenal lingkungan sekolah dan membangun komunikasi dengan siswa, mahasiswa akan menyesuaikan kegiatan berikutnya berdasarkan hasil pengamatan serta kebutuhan yang ditemukan di lapangan.












