Karawanghitz, Kabupaten Bekasi — Desa Karang Indah meraih Juara II dalam Lomba Gebyar Senam Bersama yang digelar untuk memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Agustus 2026. Pencapaian tersebut diraih melalui penampilan kelompok warga yang mengandalkan kekompakan gerakan, keserasian, dan kerja sama selama perlombaan.
Perlombaan berlangsung dalam suasana meriah dengan melibatkan peserta dari sejumlah wilayah. Perwakilan Desa Karang Indah tampil membawakan rangkaian gerakan senam yang telah dipersiapkan melalui latihan bersama. Setiap peserta berusaha menjaga irama dan gerakan agar tetap serempak hingga penampilan selesai.
Persiapan dilakukan melalui latihan yang melibatkan seluruh anggota kelompok. Selain meningkatkan kemampuan mengikuti gerakan, latihan menjadi kesempatan bagi warga untuk membagi peran dan membangun koordinasi. Proses tersebut membutuhkan konsistensi karena setiap peserta harus menyesuaikan gerakannya dengan anggota lain agar penampilan terlihat selaras.
Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’
Saat perlombaan dimulai, dukungan masyarakat turut menghidupkan suasana di lokasi. Peserta dari Desa Karang Indah tampil dengan percaya diri dan berusaha mengikuti seluruh rangkaian gerakan sesuai latihan. Sorakan dan dukungan warga membuat kegiatan berlangsung semakin semarak, sementara para peserta tetap berkonsentrasi menyelesaikan penampilan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang dibangun selama persiapan. Warga saling memberikan dukungan dan menjaga semangat hingga hari perlombaan. Bagi masyarakat Desa Karang Indah, pencapaian Juara II menjadi hasil dari proses latihan yang dilakukan secara bersama-sama.
Tim BSI Explore 2026 yang sedang menjalankan pengabdian di Desa Karang Indah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa tidak hanya menyaksikan jalannya perlombaan, tetapi juga memberikan dukungan kepada warga. Keterlibatan itu menjadi bagian dari interaksi mahasiswa dengan masyarakat selama menjalankan rangkaian program di desa.
Peserta BSI Explore 2026, Nurulita Khusnul Khotimah, menilai kekompakan warga menjadi salah satu hal yang terlihat selama kegiatan. Menurutnya, proses persiapan hingga perlombaan menunjukkan adanya kerja sama yang kuat di antara peserta.
“Yang paling terlihat dari kegiatan ini adalah kekompakan warga. Sejak persiapan sampai perlombaan, masyarakat saling mendukung. Juara II tentu membanggakan, tetapi kebersamaan yang terbentuk selama prosesnya juga menjadi hal penting,” ujar Nurulita.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat memberikan pemahaman bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui program yang dirancang secara khusus. Kehadiran dan dukungan terhadap kegiatan yang telah berjalan di lingkungan warga juga dapat menjadi bagian dari proses membangun komunikasi.
“Selama mengikuti kegiatan warga, kami semakin mengenal karakter masyarakat Desa Karang Indah. Kami belajar bahwa kolaborasi membutuhkan kemauan untuk hadir, berbaur, dan menghargai kegiatan yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” katanya.
Salah seorang warga Desa Karang Indah mengaku bersyukur atas hasil yang diperoleh. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari usaha seluruh peserta yang berlatih dan saling memberikan semangat sebelum perlombaan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa mendapatkan Juara II. Dari latihan sampai tampil, semuanya saling menyemangati. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus kompak mengikuti kegiatan desa lainnya,” ujarnya.
Lomba Gebyar Senam Bersama juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus berinteraksi. Persiapan dan pelaksanaan perlombaan mempertemukan warga dalam kegiatan yang membutuhkan koordinasi dan kerja sama. Dengan demikian, aktivitas senam tidak hanya berhubungan dengan kebugaran, tetapi juga menjadi bagian dari kegiatan sosial di lingkungan desa.
Bagi mahasiswa BSI Explore 2026, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran di luar lingkungan akademik. Mereka dapat melihat secara langsung dinamika kegiatan masyarakat, berkomunikasi dengan warga, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Interaksi tersebut juga membantu mahasiswa memahami potensi kegiatan sosial yang berkembang di Desa Karang Indah.
Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang
BSI Explore 2026 berlangsung pada 5–25 Agustus 2026 dengan menempatkan peserta dalam tim di 38 desa mitra. Setiap tim terdiri atas lima mahasiswa dan berada di bawah bimbingan seorang Dosen Pendamping Lapangan (DPL) untuk memastikan tujuan serta luaran program dapat tercapai.
Tim BSI Explore 2026 di Desa Karang Indah diketuai Kohar Hanapi dengan anggota Aulia Rahma Suryani, Derina Rizkia Zahra, Fazryan Syahnanda Zulfia, dan Nurulita Khusnul Khotimah. Selama berada di desa, mereka mengikuti berbagai kegiatan masyarakat sebagai bagian dari rangkaian pengabdian.
Raihan Juara II dalam Gebyar Senam Bersama menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi. Setelah perlombaan berakhir, kegiatan tersebut meninggalkan pengalaman bagi warga dan mahasiswa yang terlibat, terutama melalui proses latihan, interaksi, dan kerja sama yang berlangsung sejak persiapan hingga penampilan.










