Dunia UsahaNews

Libur Sekolah, Wisatawan Padati Situs Candi Jiwa Batujaya

×

Libur Sekolah, Wisatawan Padati Situs Candi Jiwa Batujaya

Sebarkan artikel ini
Candi

Karawanghitz, Karawang – Kawasan Candi Jiwa dan Candi Blandongan yang berada di Situs Percandian Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama masa libur sekolah. Destinasi wisata sejarah tersebut menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan karena menawarkan perpaduan antara wisata edukasi, nilai sejarah, dan suasana pedesaan yang masih asri.

Lonjakan kunjungan didominasi wisatawan lokal serta masyarakat dari wilayah penyangga Karawang. Selain menikmati keindahan kawasan cagar budaya, para pengunjung juga memanfaatkan kesempatan untuk mempelajari sejarah peradaban kuno yang pernah berkembang di wilayah tersebut.

Pengelola sekaligus Juru Pelihara Situs Percandian Batujaya, Nasri, mengatakan bahwa peningkatan jumlah wisatawan sudah menjadi pola yang biasa terjadi ketika musim libur sekolah tiba. Berdasarkan data registrasi kunjungan, sebagian besar wisatawan berasal dari Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi.

Baca juga:
Heboh Video Pasien Meninggal Karena Terlantar, Ini Statemen RSUD Rantauprapat 

Menurut Nasri, aktivitas di kawasan candi menjadi lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa. “Saat musim libur sekolah, jumlah pengunjung memang meningkat cukup signifikan. Mayoritas yang datang berasal dari Karawang dan Bekasi untuk berwisata sekaligus mengenal sejarah kawasan ini,” ujarnya.

Selain mengawasi aktivitas pengunjung, Nasri menjelaskan bahwa tugas juru pelihara juga mencakup perawatan rutin terhadap kawasan cagar budaya. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan struktur candi, pendataan pengunjung, hingga memberikan informasi sejarah kepada wisatawan yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai Situs Batujaya.

Ia menuturkan, perawatan secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian bangunan bersejarah yang telah berusia ratusan tahun. Dengan kondisi situs yang tetap terawat, kawasan tersebut diharapkan dapat terus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekaligus destinasi wisata sejarah yang nyaman untuk dikunjungi.

Situs Percandian Batujaya dikenal sebagai salah satu kompleks percandian tertua di Pulau Jawa. Kawasan ini menyimpan berbagai struktur bangunan berbahan bata yang diperkirakan berasal dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Nilai sejarah tersebut menjadi daya tarik utama, terutama bagi pelajar, mahasiswa, maupun wisatawan yang memiliki minat terhadap peninggalan budaya Nusantara.

Salah seorang pengunjung, Inayah (19), mahasiswa asal Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, mengaku sengaja datang bersama rekannya untuk mengisi waktu libur sekolah. Menurutnya, Batujaya menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dibandingkan destinasi hiburan modern.

“Saya tertarik datang karena ini merupakan situs sejarah yang penting. Selain bisa menambah wawasan, lokasinya juga cukup dekat dari tempat tinggal saya di Bekasi sehingga mudah dijangkau,” kata Inayah.

Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ke Situs Batujaya bukan kali pertama dilakukannya. Setiap berkunjung, ia selalu memperoleh pengetahuan baru mengenai sejarah perkembangan peradaban di wilayah Karawang.

Bagi Inayah, suasana kawasan yang tenang menjadi nilai tambah tersendiri. Hamparan area hijau yang mengelilingi kompleks percandian memberikan pengalaman wisata yang lebih santai sehingga cocok dinikmati bersama keluarga maupun teman.

Meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata sejarah juga dinilai menjadi sinyal positif bagi upaya pelestarian cagar budaya. Semakin banyak masyarakat yang mengenal sejarah lokal, semakin besar pula peluang untuk menjaga keberlangsungan situs bersejarah tersebut agar tetap lestari.

Di sisi lain, para pengunjung menilai fasilitas pendukung di kawasan Situs Percandian Batujaya sudah cukup memadai untuk menunjang kenyamanan wisatawan. Area parkir, jalur pejalan kaki, serta ruang terbuka dinilai mampu mendukung aktivitas wisata selama berada di lokasi.

Meski demikian, Inayah berharap pengelola dapat meningkatkan fasilitas kebersihan seiring meningkatnya jumlah pengunjung saat musim liburan. Menurutnya, penambahan tempat sampah akan membantu menjaga kebersihan lingkungan kawasan cagar budaya.

“Fasilitas yang tersedia sebenarnya sudah cukup baik. Namun ketika jumlah pengunjung meningkat seperti saat liburan sekolah, akan lebih baik jika titik tempat sampah diperbanyak agar kawasan tetap bersih dan nyaman,” tuturnya.

Baca juga:
Viral Video Diklaim Harimau Menerkam Warga di Gunung Papandayan, Pengelola Tegaskan Informasi Hoaks

Masukan tersebut dinilai penting mengingat kawasan wisata sejarah membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik pengelola maupun pengunjung, dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.

Selama masa liburan, pengelola juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan untuk memastikan aktivitas wisata berjalan dengan tertib. Perawatan bangunan candi tetap dilakukan secara rutin agar struktur cagar budaya tidak mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kunjungan.

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan selama libur sekolah, Situs Percandian Batujaya kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Kabupaten Karawang. Selain menjadi tempat rekreasi, kawasan ini juga terus dimanfaatkan sebagai ruang edukasi yang memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat dari berbagai kalangan.