Literasi SekolahNewsPendidikan

BSI Explore Dorong Literasi dan Karakter Siswa Tunggaljaya

×

BSI Explore Dorong Literasi dan Karakter Siswa Tunggaljaya

Sebarkan artikel ini
Literasi

Karawanghitz, Pandeglang — Kelompok Tunggaljaya BSI Explore 2026 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar program literasi dan pembentukan karakter melalui nilai 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun, di SDN Tunggaljaya 2, Kampung Cipining, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari GEMILANG (Gerakan Membangun Literasi, Karakter, dan Digitalisasi Sekolah).

Program ini diarahkan untuk meningkatkan minat siswa terhadap kegiatan literasi sekaligus memperkenalkan nilai karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menyerap informasi, tetapi juga mencakup kemampuan menyampaikan gagasan, berkreasi, serta mengenali perilaku positif di lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian BSI Explore 2026 yang mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”. Mahasiswa mengemas pembelajaran dengan metode yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar agar materi lebih mudah dipahami dan tidak terasa seperti pembelajaran formal di kelas.

Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang

Pengenalan nilai 5S dilakukan melalui penyampaian materi, komunikasi langsung dengan siswa, permainan edukatif, serta aktivitas kreatif. Siswa diajak memahami bahwa sikap Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun tidak cukup hanya diketahui secara teori, tetapi perlu diterapkan secara konsisten ketika berinteraksi dengan guru, teman, keluarga, maupun masyarakat.

Salah satu mahasiswa pelaksana menjelaskan bahwa pendekatan interaktif digunakan agar siswa dapat menghubungkan materi dengan pengalaman mereka sehari-hari.

“Anak-anak kami ajak memahami 5S melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian mereka. Setelah mengenal nilainya, mereka juga diberi kesempatan untuk menuangkannya melalui karya,” ujar perwakilan Kelompok Tunggaljaya BSI Explore 2026.

Setelah sesi pengenalan, kegiatan dilanjutkan dengan prakarya bertema 5S. Para siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pemahaman mereka melalui karya visual dan hasil kerajinan tangan. Proses tersebut sekaligus mendorong siswa untuk aktif berpikir, berkreasi, dan bekerja secara langsung.

Prakarya menjadi salah satu keluaran utama dari program literasi dan pembentukan karakter tersebut. Karya yang dibuat siswa tidak hanya menjadi hasil kegiatan, tetapi juga menggambarkan pemahaman mereka mengenai penerapan lima nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Hasil karya tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai media pengingat di lingkungan sekolah. Apabila dipajang di ruang kelas atau area sekolah, karya siswa dapat membantu mengingatkan kembali nilai Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun dalam aktivitas harian.

Pendekatan berbasis kreativitas juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Mereka tidak hanya menerima informasi dari mahasiswa, tetapi terlibat dalam proses mengolah materi menjadi sesuatu yang dapat dilihat dan digunakan sebagai bagian dari lingkungan belajar.

Menurut kelompok pelaksana, kegiatan tersebut juga memperluas pemahaman mengenai makna literasi. Kemampuan membaca dan memahami informasi dipandang berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi, menyampaikan gagasan, menghasilkan karya, serta menerapkan nilai positif dalam kehidupan.

Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’

Selain memberikan pengalaman kepada siswa, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa BSI Explore 2026 untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan pendidikan di Desa Tunggaljaya. Mahasiswa dapat melihat proses belajar siswa sekaligus memahami kebutuhan mereka melalui kegiatan yang berlangsung di sekolah.

Program literasi dan 5S diharapkan tidak berhenti pada kegiatan satu hari. Kehadiran hasil prakarya di lingkungan sekolah dapat menjadi pengingat bagi siswa untuk menerapkan nilai karakter yang telah diperkenalkan dalam hubungan dengan orang lain.

Melalui GEMILANG, Kelompok Tunggaljaya BSI Explore 2026 menempatkan literasi, kreativitas, dan pendidikan karakter dalam satu rangkaian kegiatan. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari program mahasiswa untuk mendukung proses pembelajaran di SDN Tunggaljaya 2 sekaligus meninggalkan media edukasi yang dapat tetap digunakan setelah rangkaian kegiatan BSI Explore selesai.