Karawanghitz, Bekasi — Mahasiswa BSI Explore 2026 menyerahkan program Pojok Baca kepada SDN Karangindah 01, Desa Karang Indah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, sebagai fasilitas pendukung kegiatan literasi siswa. Penyerahan dilakukan Ketua Kelompok BSI Explore Karang Indah, Kohar Hanapi, kepada pihak sekolah dalam rangkaian pengabdian kepada masyarakat selama Agustus 2026.
Pojok Baca disiapkan sebagai ruang sederhana yang dapat digunakan siswa untuk membaca berbagai bahan bacaan di sela aktivitas pembelajaran. Selain menambah akses terhadap buku, fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan membantu siswa membangun kebiasaan membaca secara bertahap.
Program tersebut menjadi salah satu kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa selama menjalankan BSI Explore 2026 di Desa Karang Indah. Sebelum menentukan bentuk program, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekolah dan kebutuhan siswa. Hasil pengamatan tersebut kemudian menjadi dasar dalam menyiapkan fasilitas yang dinilai dapat terus dimanfaatkan setelah masa penugasan berakhir.
Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang
Kohar Hanapi mengatakan Pojok Baca sengaja dibuat dengan konsep sederhana agar mudah digunakan dan dirawat oleh pihak sekolah. Ia berharap fasilitas tersebut tetap memberikan manfaat bagi siswa meskipun rangkaian BSI Explore 2026 telah selesai.
“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang sederhana, tetapi bisa terus digunakan oleh siswa SDN Karangindah 01. Pojok Baca ini diharapkan menjadi tempat bagi mereka untuk mengenal lebih banyak buku, membaca dengan nyaman, dan membangun kebiasaan yang positif,” ujar Kohar.
Menurut Kohar, fasilitas literasi tidak harus selalu diwujudkan melalui ruang yang besar. Lingkungan baca yang menarik, nyaman, serta memiliki koleksi yang sesuai dengan usia siswa dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan ketertarikan anak terhadap buku.
Bagi pihak sekolah, Pojok Baca memberikan tambahan ruang yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai situasi. Guru dapat mengarahkan siswa membaca sebelum pembelajaran, menggunakan waktu luang untuk kegiatan literasi, atau menghubungkan bahan bacaan dengan materi yang sedang dipelajari di kelas.
Guru SDN Karangindah 01, Onya Mulyani, menyambut baik penyerahan fasilitas tersebut. Menurutnya, keberadaan Pojok Baca dapat memberikan pilihan kegiatan edukatif bagi siswa sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih dekat dengan aktivitas membaca.
“Pojok Baca ini cukup bermanfaat bagi anak-anak. Mereka memiliki tempat untuk membaca dan dapat memilih bacaan yang mereka sukai. Kami berharap fasilitas ini bisa membuat mereka semakin tertarik membaca,” kata Onya.
Onya juga berharap Pojok Baca dapat dimanfaatkan secara konsisten dan dirawat bersama. Dengan demikian, fasilitas tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari penataan ruangan, tetapi benar-benar digunakan siswa dalam kegiatan sehari-hari.
Pembangunan Pojok Baca dilakukan melalui kerja sama mahasiswa BSI Explore 2026 dengan pihak sekolah. Mahasiswa terlibat sejak penyusunan konsep, penataan ruang, penyediaan berbagai kebutuhan pendukung, hingga proses penyerahan fasilitas kepada sekolah.
Keterlibatan mahasiswa dalam proses tersebut menjadi bagian dari pembelajaran selama menjalankan pengabdian. Mereka perlu memahami kebutuhan sekolah, berkomunikasi dengan pihak terkait, membagi tugas dalam kelompok, serta memastikan program yang dibuat dapat dilanjutkan oleh mitra setelah masa kegiatan berakhir.
Program Pojok Baca juga memberikan pengalaman sosial bagi mahasiswa. Interaksi dengan guru dan siswa membuat mahasiswa dapat melihat secara langsung kondisi lingkungan pendidikan serta memahami bahwa program pengabdian perlu disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.
Selain menjadi fasilitas membaca, ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk aktivitas edukatif lain. Siswa dapat menggunakan waktu luang untuk membaca secara mandiri, sementara guru memiliki alternatif tempat untuk mengarahkan kegiatan literasi di luar pembelajaran utama.
Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’
BSI Explore 2026 merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan selama perkuliahan di lingkungan masyarakat. Di Desa Karang Indah, mahasiswa menjalankan sejumlah program dengan melibatkan sekolah dan warga sesuai kondisi setempat.
Penyerahan Pojok Baca kepada SDN Karangindah 01 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Setelah diserahkan kepada sekolah, pemanfaatan fasilitas selanjutnya berada di lingkungan sekolah agar dapat terus digunakan dan dirawat sesuai kebutuhan siswa.
Bagi para siswa, ruang baru tersebut dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengisi waktu di sekolah dengan membaca. Buku-buku yang tersedia dapat digunakan ketika siswa memiliki waktu luang maupun ketika guru mengarahkan mereka mengikuti kegiatan literasi.












