Karawanghitz, Karawang — Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengajak pelaku usaha dan industri di daerah untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah dalam memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Ajakan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan bursa kerja atau job fair yang dijadwalkan berlangsung pada bulan depan sebagai salah satu upaya pemerintah daerah membuka lebih banyak akses pekerjaan bagi masyarakat.
Untuk mendorong keterlibatan dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Karawang akan menyampaikan surat resmi kepada Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karawang. Surat tersebut berisi imbauan agar perusahaan berpartisipasi dalam job fair sekaligus menyediakan peluang kerja bagi pencari kerja asal Karawang.
Aep mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha diperlukan agar aktivitas investasi tidak hanya berjalan secara berkelanjutan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat di sekitar kawasan industri. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan kemudahan dalam pelayanan dan menjaga kondisi investasi tetap kondusif.
Baca juga:
Rekomendasi Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Terbaik
“Pembangunan Karawang membutuhkan hubungan yang baik antara pemerintah dan dunia usaha. Kami memberikan kemudahan pelayanan, dan kami berharap perusahaan ikut berkontribusi kepada masyarakat, salah satunya dengan membuka kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal,” ujar Aep di Karawang, Selasa (25/8/2026).
Ia menambahkan, keberlangsungan investasi tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun, perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Karawang juga diharapkan memiliki peran dalam meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan.
Ajakan tersebut mendapat respons positif dari Ketua Apindo Karawang, Abdul Syukur. Ia menilai hubungan yang sehat antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja diperlukan untuk menjaga stabilitas kegiatan usaha sekaligus memperluas manfaat investasi bagi masyarakat.
Menurut Abdul, hubungan industrial tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Pemerintah, pengusaha, dan pekerja perlu memiliki kepentingan yang selaras, terutama dalam menciptakan kondisi kerja yang adil dan mendukung keberlanjutan usaha.
“Hubungan industrial yang harmonis membutuhkan kerja sama, rasa keadilan, dan tanggung jawab bersama. Dengan kondisi tersebut, investasi bisa tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat juga dapat meningkat,” kata Abdul Syukur.
Dorongan untuk memperluas kesempatan kerja menjadi penting karena jumlah pencari kerja baru di Karawang masih cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang, sebanyak 18.679 orang tercatat mengajukan Kartu Tanda Pencari Kerja atau Kartu Kuning sejak Januari hingga pekan pertama Juli 2026.
Data tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pekerjaan. Jumlah pemohon bahkan mengalami peningkatan cukup tajam pada periode tertentu sepanjang semester pertama 2026.
Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia, sebelumnya menyampaikan bahwa jumlah pemohon Kartu Kuning meningkat signifikan pada Mei. Pada bulan tersebut, tercatat sekitar 8.600 pemohon. Angka itu lebih tinggi dibandingkan April yang mencapai sekitar 4.400 pemohon dan Maret yang berada di kisaran 1.000 pemohon.
Peningkatan jumlah pencari kerja tersebut menjadi salah satu alasan perlunya mempertemukan calon tenaga kerja dengan perusahaan secara lebih langsung. Job fair yang akan digelar pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi ruang bagi pencari kerja memperoleh informasi mengenai lowongan yang tersedia sekaligus membantu perusahaan menemukan kandidat sesuai kebutuhan.
Baca juga:
Mau Kuliah di Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Akuntansi Terbaik? Ini 4 Pilihannya
Selain membuka akses pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja, kerja sama dengan Apindo juga diarahkan untuk meningkatkan koordinasi antara pemerintah dan sektor industri dalam penyediaan tenaga kerja. Pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan perusahaan, sedangkan pelaku usaha dapat menyesuaikan rekrutmen dengan ketersediaan tenaga kerja lokal.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Karawang dalam mengurangi jumlah pengangguran secara bertahap. Pemerintah berharap semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam job fair dan membuka lowongan bagi warga setempat.
Dengan jumlah pencari kerja yang terus bertambah, keberhasilan program tersebut akan sangat bergantung pada ketersediaan lowongan serta kesesuaian antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri. Pemkab Karawang kini menyiapkan koordinasi dengan Apindo dan perusahaan terkait menjelang pelaksanaan job fair pada bulan depan.












