NewsLiterasi SekolahPendidikan

Dosen UBSI Karawang Berbagi Ilmu Bersama Anak Rumah Harapan

×

Dosen UBSI Karawang Berbagi Ilmu Bersama Anak Rumah Harapan

Sebarkan artikel ini
Karawang

Karawanghitz, Karawang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Yayasan Rumah Harapan, Kabupaten Karawang, pada Jumat, 14 Maret 2025. Melalui kegiatan tersebut, para dosen memberikan edukasi interaktif kepada anak-anak sebagai upaya mendukung pengembangan karakter, meningkatkan motivasi belajar, serta memperluas wawasan mereka melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Sejumlah dosen UBSI Karawang hadir secara langsung untuk berbagi pengetahuan sekaligus membangun kedekatan dengan anak-anak yang berada di bawah naungan Yayasan Rumah Harapan.

Ketua pelaksana kegiatan, Ilham Kurniawan, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang menyenangkan. Menurutnya, pendekatan interaktif dipilih agar materi lebih mudah dipahami sekaligus mampu mendorong rasa percaya diri anak-anak.

Baca juga:
Bupati Karawang H. Ade Swara Meresmikan Lembaga Dana Kemanusiaan Anak Yatim Piatu Rumah Harapan

“Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman yang bermakna. Harapannya, anak-anak semakin termotivasi untuk terus belajar, berani memiliki cita-cita, dan berusaha mewujudkannya,” ujar Ilham.

Selama kegiatan berlangsung, para dosen menyampaikan berbagai materi dengan metode yang disesuaikan dengan usia peserta. Proses pembelajaran dikemas melalui permainan edukatif, diskusi ringan, hingga aktivitas yang mengajak anak-anak berpikir kreatif dan bekerja sama.

Materi yang diberikan meliputi pengetahuan umum, latihan logika sederhana, pengembangan kreativitas, serta pembentukan karakter melalui berbagai permainan yang mendorong kemampuan berpikir sekaligus menumbuhkan empati terhadap sesama. Pendekatan tersebut membuat peserta aktif mengikuti setiap sesi tanpa merasa terbebani.

Suasana belajar yang interaktif terlihat dari antusiasme anak-anak saat menjawab pertanyaan, mengikuti permainan kelompok, hingga berdiskusi bersama para dosen. Selain menyampaikan materi, tim pengabdian juga membuka ruang bagi peserta untuk bercerita mengenai pengalaman, cita-cita, dan harapan mereka di masa depan.

Bagi UBSI Karawang, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi ilmu, tetapi juga kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Interaksi langsung memungkinkan para dosen memahami kebutuhan peserta sehingga materi yang diberikan lebih relevan dengan kondisi mereka.

Kegiatan PKM ini mendapat sambutan positif dari Yayasan Rumah Harapan. Perwakilan yayasan, Abdul Rohman, mengapresiasi kepedulian UBSI Karawang yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak.

“Anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda. Mereka memperoleh pengetahuan baru sekaligus dorongan untuk lebih semangat mengejar masa depan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” kata Abdul Rohman.

Menurutnya, pendekatan yang diterapkan tim dosen UBSI membuat anak-anak merasa nyaman selama mengikuti kegiatan. Suasana yang hangat dan komunikatif dinilai membantu peserta lebih berani menyampaikan pendapat serta berinteraksi dengan para pendamping.

Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi para dosen untuk lebih memahami dinamika sosial di lingkungan masyarakat. Melalui interaksi langsung, mereka dapat melihat berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak sekaligus mencari pendekatan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Ilham menambahkan, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari peran perguruan tinggi. Karena itu, kegiatan semacam ini akan terus dikembangkan agar manfaat ilmu pengetahuan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Melalui pengabdian kepada masyarakat, kami ingin memperkuat hubungan antara dunia akademik dan lingkungan sekitar. Ilmu yang diperoleh di kampus diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:
Kepala KUA Gedongtengen Hadiri Pentasyarufan Alat Tulis bagi Anak Yatim dan Dhuafa di Kampung Zakat Jlagran

Menjelang akhir kegiatan, para dosen mengajak seluruh peserta mengikuti sesi kebersamaan yang diakhiri dengan foto bersama. Tim UBSI Karawang juga membagikan alat tulis dan bingkisan sederhana sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.

Wajah ceria para peserta tampak mewarnai penutupan acara. Banyak di antara mereka masih melanjutkan percakapan dengan para dosen sebelum kegiatan berakhir. Momen tersebut menjadi penanda terjalinnya hubungan yang hangat antara sivitas akademika UBSI Karawang dengan Yayasan Rumah Harapan.

Ke depan, UBSI Karawang berencana melanjutkan berbagai program pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran yang lebih luas, mulai dari anak-anak, remaja, hingga masyarakat umum. Program-program tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan agar dapat memberikan manfaat yang relevan bagi lingkungan sekitar.