Pendidikan

Entrepreneur Fair Dorong Semangat Wirausaha Mahasiswa UBSI Karawang lewat Puluhan Tenant Kreatif

×

Entrepreneur Fair Dorong Semangat Wirausaha Mahasiswa UBSI Karawang lewat Puluhan Tenant Kreatif

Sebarkan artikel ini
Entrepreneur
Sumber Gambar: UBSI Karawang
Entrepreneur
Sumber Gambar: UBSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — UBSI Kampus Karawang sukses menggelar Entrepreneur Fair pada 5 dan 7 Januari 2026 di halaman kampus UBSI Karawang.. Kegiatan ini menghadirkan 37 tenant mahasiswa yang menampilkan beragam produk kuliner dan jasa, mulai dari makanan lokal, kuliner mancanegara, hingga layanan kebersihan profesional. Acara yang berlangsung pukul 14.00 hingga 20.00 WIB tersebut menjadi ruang aktualisasi ide bisnis mahasiswa sekaligus sarana pembelajaran kewirausahaan yang aplikatif dan berbasis pengalaman langsung.

Kegiatan ini diinisiasi oleh BEC (BSI Entrepreneur Center) sebagai unit yang berfokus pada pengembangan jiwa dan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Entrepreneur Fair tidak sekadar menjadi ajang jual beli, melainkan dirancang sebagai ekosistem pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan realitas pasar, konsumen nyata, serta tantangan pengelolaan usaha secara langsung. Antusiasme pengunjung yang datang dari kalangan mahasiswa, sivitas akademika, hingga masyarakat sekitar terlihat sejak hari pertama pelaksanaan.

Entrepreneur Fair Tampilkan Ragam Tenant Kuliner dan Jasa

Sebanyak 37 tenant mahasiswa berpartisipasi aktif dalam Entrepreneur Fair ini. Mayoritas tenant bergerak di bidang kuliner dengan ragam menu yang variatif, mulai dari makanan ringan kekinian, minuman inovatif, hingga sajian khas luar negeri yang diolah dengan cita rasa lokal. Di sisi lain, terdapat pula tenant berbasis jasa yang menarik perhatian, salah satunya layanan cleaning service dengan merek SBC (Sapu Bersih Crew) yang menawarkan jasa kebersihan profesional untuk kebutuhan rumah tangga maupun perkantoran.

Keberagaman tenant tersebut mencerminkan kreativitas dan keberanian mahasiswa dalam membaca peluang usaha. Tidak hanya berfokus pada produk, para peserta juga ditantang untuk mengelola branding, pelayanan konsumen, hingga strategi pemasaran secara mandiri selama kegiatan berlangsung. Hal ini menjadikan Entrepreneur Fair sebagai simulasi bisnis nyata yang sarat nilai edukatif.

Entrepreneur Fair sebagai Media Pembelajaran Kontekstual

Staf BEC UBSI Karawang, Surtika Ayumida, M.Kom., menjelaskan bahwa Entrepreneur Fair dirancang untuk memberikan pengalaman kewirausahaan yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini. Menurutnya, pembelajaran kewirausahaan tidak cukup hanya disampaikan di ruang kelas, tetapi perlu diuji melalui praktik langsung.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar menghadapi konsumen secara nyata, mengelola modal, mengatur waktu operasional, hingga mengevaluasi hasil usaha mereka. Ini adalah proses pembelajaran yang sangat berharga dan tidak bisa digantikan oleh teori semata,” ujar Surtika.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan mental wirausaha, termasuk keberanian mengambil risiko, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan komunikasi yang baik dengan pelanggan.

Entrepreneur Fair Bangun Kepercayaan Diri Mahasiswa

Salah satu peserta tenant kuliner mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam Entrepreneur Fair memberikan pengalaman baru yang menantang sekaligus membangun kepercayaan diri. “Kami belajar langsung bagaimana menghadapi selera konsumen yang beragam dan mengelola usaha dalam waktu terbatas. Dari sini kami jadi tahu apa yang harus diperbaiki jika ingin mengembangkan usaha ke tahap berikutnya,” tuturnya.

Pengunjung yang hadir pun memberikan respons positif terhadap penyelenggaraan acara ini. Selain menjadi alternatif hiburan sore hari, Entrepreneur Fair dinilai mampu menghadirkan suasana yang hidup dan interaktif, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.

Entrepreneur Fair Perkuat Peran Kampus dalam Ekosistem Wirausaha

Pelaksanaan Entrepreneur Fair ini menegaskan peran UBSI Kampus Karawang sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kemandirian mahasiswa. Melalui pendekatan praktis dan kolaboratif, kampus berupaya menciptakan lulusan yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja maupun dunia usaha.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan skala yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan. Entrepreneur Fair menjadi bukti bahwa lingkungan kampus dapat berfungsi sebagai laboratorium sosial dan ekonomi yang mendorong lahirnya wirausahawan muda yang berdaya saing dan berkontribusi positif bagi masyarakat.