PendidikanLiterasi SekolahNews

Mahasiswa Gelar Sosialisasi Kontribusi Islam di SMA Bhinneka Karawang

×

Mahasiswa Gelar Sosialisasi Kontribusi Islam di SMA Bhinneka Karawang

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa

Karawanghitz, Karawang — Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Kontribusi Islam terhadap Ilmu Pengetahuan dan Kehidupan Sosial” diselenggarakan mahasiwa UBSI di SMA Bhinneka Karawang pada 9 Juni 2026. Program yang diikuti oleh 25 siswa dan siswi tersebut bertujuan memperluas pemahaman peserta mengenai peran Islam dalam perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak melihat bahwa ajaran Islam tidak hanya mengatur aspek ibadah, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan peradaban, pendidikan, ilmu pengetahuan, serta pembentukan karakter masyarakat yang menjunjung nilai moral, etika, dan kemanusiaan. Sosialisasi menjadi bagian dari pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan berlangsung dengan pendekatan interaktif yang menggabungkan penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Metode tersebut dirancang agar siswa tidak hanya menerima informasi secara satu arah, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berdialog dan mengemukakan pandangan mengenai materi yang disampaikan.

Baca juga: Penumpang Aeroméxico turun 9% Juni 2026 karena Dampak Piala Dunia

Pada sesi utama, pemateri menjelaskan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam. Peserta diperkenalkan pada kontribusi sejumlah ilmuwan Muslim yang memberikan pengaruh besar dalam berbagai disiplin ilmu, seperti matematika, astronomi, kedokteran, kimia, hingga filsafat. Penjelasan tersebut memberikan gambaran bahwa kemajuan ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh Muslim pada masa lalu.

Selain membahas sejarah, pemateri juga mengulas pentingnya menuntut ilmu dalam perspektif Islam. Peserta diajak memahami bahwa pencarian ilmu merupakan bagian dari nilai yang ditekankan dalam ajaran Islam sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong menjadi fokus utama karena dinilai memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan pelajar maupun masyarakat secara umum.

Pemateri menjelaskan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan perlu diimbangi dengan pembentukan karakter yang baik. Dengan demikian, perkembangan kemampuan akademik dapat berjalan seiring dengan tumbuhnya sikap yang bertanggung jawab dan menghargai sesama.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta mengenai hubungan antara perkembangan ilmu pengetahuan modern dengan ajaran Islam, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Diskusi berkembang pada berbagai topik, mulai dari pentingnya membangun budaya belajar, menjaga sikap toleransi dalam kehidupan sosial, hingga cara menerapkan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari. Beberapa peserta juga membagikan pengalaman mereka ketika menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan penerapan nilai-nilai tersebut.

Interaksi yang terjalin selama sesi diskusi menciptakan suasana pembelajaran yang aktif. Pemateri memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pendapat sekaligus mengaitkan materi dengan kondisi yang mereka temui di lingkungan sekolah. Pendekatan tersebut membuat pembahasan menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai hubungan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Islam dipandang tidak hanya sebagai ajaran yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga memberikan pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berlandaskan nilai kemanusiaan.

Sosialisasi ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar di kalangan siswa. Dengan memahami sejarah kontribusi ilmuwan Muslim terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, peserta diharapkan termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan akademik sekaligus mengembangkan karakter yang positif.

Baca juga: Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Tawuran Salah Sasaran di Karawang

Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Melalui penyebarluasan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman yang relevan dengan perkembangan zaman, perguruan tinggi berupaya memperkuat literasi sekaligus memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan.

Penyelenggara berharap materi yang telah disampaikan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman mengenai pentingnya ilmu pengetahuan, karakter, dan kepedulian sosial diharapkan mampu mendorong siswa untuk menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga menjunjung nilai moral serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan di SMA Bhinneka Karawang, para peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai kontribusi Islam terhadap perkembangan peradaban sekaligus memahami pentingnya mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman dalam menghadapi tantangan kehidupan di era modern.