TeknologiNewsPendidikan

Mahasiswa UBSI Kembangkan Sistem Absensi IoT untuk SMK Texmaco

×

Mahasiswa UBSI Kembangkan Sistem Absensi IoT untuk SMK Texmaco

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa

Karawanghitz, Karawang – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (D3) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menyerahkan dua aplikasi absensi digital, SITEXA dan SITEXA SCAN, kepada SMK Texmaco Purwasari pada 21 Juli 2026. Kedua aplikasi tersebut dikembangkan sebagai solusi untuk mendukung sistem pencatatan kehadiran yang lebih modern melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT).

Penyerahan aplikasi berlangsung di lingkungan SMK Texmaco Purwasari, Kabupaten Karawang. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan absensi dengan menghadirkan proses pencatatan kehadiran yang lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi secara digital.

Pengembangan SITEXA dan SITEXA SCAN dipimpin oleh Thufael Arofif selaku ketua tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI Kampus Kabupaten Karawang bersama anggota timnya. Setelah seluruh proses pengembangan selesai, aplikasi secara resmi diserahkan kepada pihak sekolah sebagai mitra pengguna untuk mendukung digitalisasi layanan administrasi.

Baca juga:
Sambut Hari Anak Nasional 2026, AHM Edukasi Ribuan Anak Pahami Keselamatan Berlalu Lintas

Sebelum merancang sistem, tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi serta analisis kebutuhan di SMK Texmaco Purwasari. Tahapan tersebut dilakukan untuk memahami mekanisme absensi yang digunakan sekolah sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang perlu dipenuhi melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Dari hasil analisis, tim menemukan bahwa sekolah membutuhkan sistem absensi yang mampu meningkatkan akurasi pencatatan kehadiran sekaligus mempercepat proses pengelolaan data. Sistem digital juga dinilai dapat membantu meminimalkan kesalahan pencatatan yang masih berpotensi terjadi pada metode absensi konvensional.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa kemudian mengembangkan dua aplikasi yang saling terintegrasi, yaitu SITEXA dan SITEXA SCAN. Kedua aplikasi dirancang untuk mendukung proses absensi berbasis Internet of Things (IoT) sehingga proses pencatatan kehadiran dapat dilakukan secara otomatis dan lebih efisien.

Pemanfaatan teknologi IoT menjadi salah satu keunggulan utama dalam sistem ini. Melalui teknologi tersebut, data kehadiran dapat direkam secara digital dan tersimpan dalam sistem sehingga memudahkan pihak sekolah dalam melakukan pemantauan maupun pengelolaan informasi kehadiran siswa.

Selain mempercepat proses absensi, sistem juga membantu sekolah memperoleh data yang lebih akurat. Seluruh informasi kehadiran terdokumentasi secara digital sehingga proses rekapitulasi dapat dilakukan dengan lebih praktis dibandingkan pencatatan manual.

Ketua tim pengembang, Thufael Arofif, mengatakan bahwa aplikasi ini dirancang berdasarkan kebutuhan nyata yang ditemukan selama proses observasi di sekolah. Menurutnya, teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi pendidikan apabila dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna.

“Kami berusaha menghadirkan solusi yang dapat membantu sekolah mengelola absensi secara lebih efektif. Dengan memanfaatkan teknologi IoT, proses pencatatan kehadiran menjadi lebih cepat, sementara data yang dihasilkan juga lebih akurat dan mudah dikelola,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses pengembangan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengujian aplikasi, hingga implementasi di lingkungan sekolah. Pendekatan tersebut dilakukan agar aplikasi dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional pengguna.

Bagi SMK Texmaco Purwasari, implementasi SITEXA dan SITEXA SCAN diharapkan mampu mendukung pengelolaan administrasi yang lebih modern. Digitalisasi sistem absensi memungkinkan pihak sekolah memperoleh data kehadiran secara lebih cepat sehingga proses monitoring maupun penyusunan laporan dapat dilakukan dengan lebih efisien.

Sementara itu, bagi mahasiswa, proyek ini menjadi pengalaman nyata dalam menerapkan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan. Mereka tidak hanya mengembangkan aplikasi, tetapi juga belajar memahami kebutuhan pengguna, melakukan analisis sistem, hingga mengimplementasikan teknologi IoT pada lingkungan pendidikan.

Baca juga:
Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan

Kolaborasi antara UBSI Kampus Kabupaten Karawang dan SMK Texmaco Purwasari juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menghasilkan solusi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengembangkan sistem informasi yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan.

Universitas Bina Sarana Informatika terus mendorong mahasiswanya untuk menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang memberikan manfaat bagi berbagai sektor, termasuk pendidikan. Pengembangan SITEXA dan SITEXA SCAN menjadi salah satu implementasi penerapan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan sekolah.

Dengan diserahkannya kedua aplikasi tersebut, SMK Texmaco Purwasari kini memiliki sistem absensi digital berbasis IoT yang dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan kehadiran secara lebih efektif. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas administrasi sekolah sekaligus mendukung penerapan sistem pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.