Karawanghitz, Kabupaten Bekasi — Ribuan pelajar dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah mengikuti gerak jalan sehat di Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Milad ke-76 Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi ruang pertemuan pelajar, masyarakat, pemerintah wilayah, serta mahasiswa BSI Explore 2026.
Peserta mengikuti rute yang telah disiapkan dengan berjalan secara berkelompok menggunakan atribut sekolah masing-masing. Sejak kegiatan dimulai, antusiasme terlihat dari banyaknya pelajar yang memenuhi jalur kegiatan. Selain menjadi aktivitas fisik, gerak jalan sehat memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi dan mengikuti perayaan bersama masyarakat di lingkungan Kecamatan Bojongmangu.
Keterlibatan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA membuat kegiatan tersebut menjangkau berbagai kelompok usia. Para siswa tidak hanya diajak menjaga kebugaran, tetapi juga belajar mengikuti aturan kegiatan, menjaga ketertiban, serta membangun kedisiplinan ketika berada dalam kelompok besar.
Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’
Kohar Hanapi yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai partisipasi masyarakat pada pelaksanaan tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, antusiasme peserta terlihat sejak kegiatan dimulai dan menjadi salah satu hal yang membuat suasana peringatan semakin ramai.
“Partisipasi tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya dan para peserta juga terlihat lebih bersemangat,” kata Kohar.
Ia mengatakan gerak jalan sehat memiliki nilai yang lebih luas daripada aktivitas olahraga. Kegiatan tersebut mempertemukan masyarakat dalam satu agenda yang dapat diikuti berbagai kelompok, termasuk pelajar sebagai generasi muda.
“Semangat seperti ini perlu terus dijaga karena gerak jalan bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga mengenai kebersamaan dan partisipasi masyarakat,” ujar Kohar.
Bagi pelajar, kegiatan bersama dalam jumlah besar memberikan pengalaman sosial yang berbeda dari aktivitas belajar di sekolah. Mereka berjalan bersama teman dan peserta dari sekolah lain, mengikuti arahan panitia, serta beradaptasi dengan situasi di ruang publik. Pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari pembelajaran mengenai disiplin dan interaksi sosial.
Gerak jalan sehat juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Agustus 2026 di Kecamatan Bojongmangu. Momentum HUT ke-81 RI dan Milad ke-76 Kabupaten Bekasi diisi dengan aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung sehingga perayaan tidak hanya berlangsung dalam bentuk seremoni.
Mahasiswa BSI Explore 2026 turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan mahasiswa memberi kesempatan untuk mengamati secara langsung dinamika masyarakat ketika mengikuti kegiatan lingkungan dan perayaan daerah.
Melalui interaksi di lapangan, mahasiswa dapat melihat cara masyarakat berkoordinasi, mengikuti kegiatan bersama, serta membangun komunikasi dalam ruang publik. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran sosial yang melengkapi pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
BSI Explore 2026 merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Universitas Bina Sarana Informatika. Program tersebut berlangsung pada 5–25 Agustus 2026 dengan menempatkan mahasiswa dalam tim di 38 desa mitra. Setiap tim beranggotakan enam mahasiswa dan didampingi seorang Dosen Pendamping Lapangan (DPL) untuk membantu memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan dan luaran yang ditetapkan.
Tim BSI Explore 2026 yang bertugas di Desa Karang Indah diketuai Kohar Hanapi. Anggotanya terdiri atas Aulia Rahma Suryani, Derina Rizkia Zahra, Fazryan Syauqi, Laura Syahnanda Zulfia, dan Nurulita Khusnul Khotimah. Selama program berlangsung, mahasiswa berinteraksi dengan masyarakat dan mengikuti sejumlah kegiatan yang berlangsung di lingkungan desa maupun wilayah sekitar.
Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang
Kehadiran mahasiswa dalam gerak jalan sehat bukan sebagai pusat kegiatan, melainkan sebagai bagian dari aktivitas masyarakat. Posisi tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengamati, berkomunikasi, dan memahami kondisi sosial secara langsung. Bagi mahasiswa yang menjalankan pengabdian, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses membangun hubungan dengan masyarakat.
Sementara itu, bagi warga Bojongmangu, gerak jalan sehat menjadi ruang untuk berkumpul dalam suasana yang terbuka. Pelajar dapat berolahraga bersama, sedangkan masyarakat memiliki kesempatan untuk berinteraksi dalam rangkaian peringatan hari kemerdekaan dan hari jadi daerah.
Kegiatan yang melibatkan ribuan pelajar tersebut kemudian menjadi salah satu agenda Agustus 2026 di Bojongmangu. Setelah peserta menyelesaikan rute yang telah ditentukan, rangkaian kegiatan berlanjut sebagai bagian dari perayaan yang mempertemukan sekolah, masyarakat, pemerintah wilayah, dan mahasiswa dalam satu ruang bersama.










