News

BULOG dan DPR Tinjau Penyaluran Bantuan Beras di Karawang

×

BULOG dan DPR Tinjau Penyaluran Bantuan Beras di Karawang

Sebarkan artikel ini
Beras

Karawanghitz, Karawang — Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhan bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meninjau penyaluran Bantuan Pangan Beras di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, pada Jumat (18/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pangan periode Juli hingga September 2026 diterima masyarakat sesuai alokasi dan tepat sasaran.

Program bantuan ini memberikan beras sebanyak 10 kilogram per bulan kepada setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP). Pemerintah menyalurkan bantuan tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem dan masa paceklik. Pemerintah juga memastikan program bantuan beras akan berlanjut untuk periode Oktober, November, dan Desember 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Saan Mustopa menyampaikan bahwa bantuan pangan merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Ketersediaan beras di tingkat rumah tangga dinilai penting agar warga tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari ketika kondisi ekonomi dan cuaca menghadirkan tantangan.

Baca juga:
Bupati Aep Terima Penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

Menurut Saan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat mempertahankan pemenuhan kebutuhan pokok selama periode penyaluran berlangsung.

“Bantuan beras ini merupakan dukungan pemerintah bagi masyarakat yang menghadapi kondisi cuaca berkepanjangan dan masa paceklik. Kami berharap bantuan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengurangi beban pengeluaran harian warga,” ujar Saan dalam keterangannya pada Jumat (18/9/2026).

Selain memastikan alokasi bantuan, peninjauan tersebut menjadi bagian dari pengawasan pelaksanaan distribusi di lapangan. Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhan menegaskan bahwa lembaganya berupaya memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pengelolaan distribusi hingga bantuan diterima di titik penyerahan.

Pengawasan di tingkat daerah dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah setempat serta aparat kewilayahan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut dilibatkan untuk mendukung kelancaran penyaluran dan meminimalkan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program.

Ahmad Rizal menyatakan bahwa ketepatan sasaran menjadi salah satu perhatian utama BULOG dalam menjalankan penugasan pemerintah. Koordinasi dengan berbagai unsur di daerah diperlukan agar distribusi dapat berlangsung tertib dan penerima memperoleh bantuan sesuai alokasi yang ditetapkan.

“BULOG terus mengawal agar penyaluran bantuan pangan berjalan dengan baik dan diterima oleh masyarakat yang berhak. Program ini merupakan bagian dari upaya negara menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasarnya,” kata Ahmad Rizal.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karawang Aep Syaepuloh turut hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan aparat terkait mendukung pemantauan pelaksanaan bantuan di wilayah penerima.

Berdasarkan data penyaluran periode Juli hingga September 2026, program Bantuan Pangan Beras di Jawa Barat mencakup 6.039.551 PBP. Total beras yang dialokasikan untuk wilayah provinsi tersebut mencapai 181.186,53 ton.

Sementara itu, Kabupaten Karawang memperoleh alokasi untuk 249.725 PBP dengan total beras sebanyak 7.491,75 ton. Jumlah tersebut menjadi bagian dari distribusi bantuan pangan pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan beras selama tiga bulan penyaluran.

Untuk Kecamatan Telukjambe Barat, bantuan dialokasikan kepada 3.225 PBP dengan total 96,75 ton beras. Adapun di Desa Karangligar, jumlah penerima tercatat sebanyak 377 PBP dengan alokasi mencapai 11,31 ton beras untuk periode Juli, Agustus, dan September.

Besaran alokasi tersebut menunjukkan cakupan program hingga tingkat desa. Melalui penyaluran secara bertahap, bantuan diharapkan dapat menjangkau keluarga yang telah terdata sebagai penerima sesuai ketentuan program.

Peninjauan di Karangligar juga memungkinkan pemerintah dan BULOG melihat langsung pelaksanaan distribusi di wilayah yang menjadi bagian dari alokasi Kabupaten Karawang. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan proses penyerahan berlangsung sesuai rencana dan tidak menyimpang dari jumlah yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data operasional BULOG per 16 September 2026, realisasi penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli hingga September di Jawa Barat telah mencapai 61,98 persen. Angka tersebut menggambarkan perkembangan distribusi program di tingkat provinsi selama periode penyaluran berlangsung.

Baca juga:
Pemkab Karawang Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Responsif dan Akuntabel

Dari sisi ketersediaan pasokan, pengadaan beras dalam negeri tercatat mencapai 641.343 ton atau setara dengan 92,35 persen dari target bulanan. Sementara itu, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang BULOG berada pada angka 678.068 ton dan dilaporkan dalam kondisi aman.

Ketersediaan stok menjadi salah satu faktor pendukung pelaksanaan program bantuan pangan. Dengan cadangan beras yang tersedia, BULOG dapat menjalankan penugasan distribusi sesuai kebutuhan dan alokasi yang ditetapkan pemerintah.

Pemerintah memastikan bantuan beras tetap berlanjut pada Oktober hingga Desember 2026. Kelanjutan program tersebut diharapkan membantu menjaga ketersediaan pangan rumah tangga, sementara BULOG bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus mengawal distribusi agar berjalan tertib dan menjangkau penerima yang telah terdata.