News

LDKM 2026 BEM UBSI Karawang Asah Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

×

LDKM 2026 BEM UBSI Karawang Asah Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
Karawang

Karawanghitz, Karawang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) 2026 untuk membangun karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan tanggung jawab mahasiswa. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat solidaritas serta kemampuan bekerja sama sebagai bekal dalam menjalankan peran di organisasi kemahasiswaan.

LDKM menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal dinamika organisasi sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan berinteraksi dalam kelompok. Melalui perpaduan penyampaian materi, diskusi, permainan, dan kegiatan lapangan, peserta mendapatkan pengalaman yang berkaitan dengan kepemimpinan serta tanggung jawab bersama.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemeriksaan administrasi dan kondisi fisik peserta. Panitia turut memeriksa barang bawaan sebelum peserta mengikuti agenda selanjutnya. Setelah waktu istirahat, salat, dan makan siang, kegiatan dibuka secara resmi melalui apel pembukaan yang disertai penyematan kartu identitas atau ID card.

Baca juga:
Mau Kuliah di Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Akuntansi Terbaik? Ini 4 Pilihannya

Setelah pembukaan, peserta mengikuti permainan lapangan atau fun games untuk membangun keakraban dan melatih kerja sama. Setiap kelompok juga menampilkan yel-yel yang mencerminkan kekompakan anggotanya. Selain itu, peserta mendapat kesempatan menunjukkan kreativitas melalui pementasan seni.

Aktivitas tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan antarpeserta. Dalam organisasi, kemampuan bekerja sama tidak hanya ditentukan oleh pembagian tugas, tetapi juga komunikasi, kepercayaan, dan kesediaan menghargai kontribusi anggota lain. Karena itu, kegiatan kelompok menjadi salah satu unsur dalam pelatihan kepemimpinan.

Suasana kebersamaan juga memberikan ruang bagi peserta untuk beradaptasi dengan lingkungan organisasi. Pengalaman berinteraksi dalam kelompok dapat menjadi bekal ketika mereka menghadapi perbedaan pendapat atau harus menyelesaikan pekerjaan bersama.

Selain aktivitas lapangan, LDKM 2026 memuat sesi materi untuk memperluas pemahaman peserta mengenai organisasi dan isu politik. Materi pertama membahas pengenalan kelembagaan BEM yang disampaikan oleh Moch Ramma Maulana. Pembahasan ini memperkenalkan fungsi serta peran organisasi mahasiswa dalam lingkungan kampus.

Materi berikutnya mengenai Trias Politica disampaikan oleh Joko Suryanto. Topik tersebut membahas konsep pembagian kekuasaan dalam sistem ketatanegaraan, sehingga peserta dapat mengenali prinsip dasar penyelenggaraan pemerintahan dan hubungan antarlembaga.

Selanjutnya, Reza Maulidin Zikri menyampaikan materi tentang Perangkat Aksi dan Kastrad atau kajian strategis dan advokasi. Sesi ini dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang memungkinkan peserta bertukar pandangan dan memperdalam pemahaman atas materi.

Ketiga sesi tersebut memberikan sudut pandang mengenai kelembagaan, sistem politik, serta peran mahasiswa dalam merespons persoalan. Wawasan ini penting bagi anggota organisasi agar mampu memahami tanggung jawabnya, menyampaikan gagasan secara terarah, dan berpartisipasi dalam diskusi secara konstruktif.

Salah satu tujuan pelatihan kepemimpinan adalah membantu mahasiswa memahami bahwa pemimpin tidak hanya bertugas mengarahkan anggota, tetapi juga perlu mendengarkan masukan dan bertanggung jawab atas keputusan.

“Kami berharap peserta dapat menerapkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kerja sama yang dipelajari selama LDKM ketika menjalankan kegiatan organisasi,” ujar Fahmi Primarezi Abdillah, ketua BEM UBSI PSDKU Karawang.

Pada tengah malam, peserta mengikuti penjelajahan melalui lima pos sebagai bagian dari latihan ketahanan mental dan kedisiplinan. Kegiatan ini menuntut peserta mengikuti arahan serta menjalani setiap tahapan yang telah disiapkan panitia.

Baca juga:
Rekomendasi Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Terbaik

Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi dan sarapan bersama. Peserta kemudian mengikuti Operasi Semut, yakni aksi membersihkan lingkungan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan tanggung jawab atas ruang bersama.

Rangkaian LDKM 2026 berakhir melalui apel penutupan, pembacaan Sumpah Mahasiswa, dan penyematan pakaian dinas harian (PDH). Acara kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama peserta dan panitia.

Melalui kegiatan ini, BEM UBSI Kampus Karawang mengarahkan proses kaderisasi pada pengembangan kepemimpinan, wawasan organisasi, kedisiplinan, serta solidaritas mahasiswa. Pengalaman selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan peserta dalam menjalankan tugas dan berkontribusi pada kegiatan kemahasiswaan berikutnya.