PendidikanNewsTeknologi

Prodi SIA UBSI Review Draf Kurikulum 2027–2031 dengan Penguatan Materi AI

×

Prodi SIA UBSI Review Draf Kurikulum 2027–2031 dengan Penguatan Materi AI

Sebarkan artikel ini
Kurikulum

Karawanghitz, Bogor – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Diploma Tiga, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), menggelar Review Draf Kurikulum 2027–2031 secara hybrid pada Rabu (28/10/2026), pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan ini membahas penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, dan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), dengan penekanan pada penguatan muatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Peserta terdiri atas unsur pimpinan fakultas, dosen, dan perwakilan Prodi SIA dari enam kampus UBSI, yakni Bogor, Solo, Tegal, Karawang, Sukabumi, dan Pontianak. Mereka mengikuti kegiatan secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting. Format hybrid ini memungkinkan perwakilan dari berbagai daerah berpartisipasi dalam satu forum yang sama.

Kegiatan mengusung tema “Penguatan dan Penyelarasan Kurikulum Program Studi Berbasis Kebutuhan Industri, Perkembangan Teknologi, dan Outcome-Based Education (OBE)”. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik dan Informatika, Rachmat Adi Purnama, M.Kom. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa kurikulum perlu mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan sejalan dengan kebutuhan dunia kerja. “Kurikulum harus bisa mengikuti perubahan teknologi dan tetap sesuai dengan yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.

Baca juga:
Rekomendasi Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Terbaik

Setelah pembukaan, Sri Wasiyanti, M.Kom, mewakili Prodi SIA memaparkan rancangan kurikulum. Materi presentasinya mencakup visi keilmuan, profil lulusan, dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Ia juga menjelaskan struktur kurikulum yang berjumlah 108 SKS dengan 36 mata kuliah, tersebar dari semester 1 hingga semester 6. Selain itu, paparan memuat bahan kajian serta pemetaan mata kuliah dan metode pembelajaran.

Rancangan tersebut kemudian ditinjau oleh Prof. Dr. rer. nat. Achmad Benny Mutiara Q.N., S.Si., S.Kom., yang hadir sebagai reviewer. Ia memberikan sejumlah masukan strategis. Masukan itu meliputi penguatan muatan AI, penajaman visi keilmuan, serta keselarasan antara visi, mata kuliah, dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). “Visi keilmuan, daftar mata kuliah, dan RPS perlu saling terhubung, termasuk dalam memasukkan materi AI,” kata Achmad Benny.

Sumber gambar: Universitas Bina Sarana Informatika

Dari hasil pembahasan, Prodi SIA menetapkan beberapa tindak lanjut. Pertama, program studi akan meninjau kembali visi keilmuan agar menjawab tantangan digitalisasi akuntansi di era AI. Kedua, tim akan mengaudit sebaran mata kuliah dan RPS untuk memastikan keduanya konsisten dengan visi tersebut.

Tindak lanjut berikutnya berkaitan dengan isi materi. Prodi akan mengkaji integrasi sejumlah topik ke dalam kurikulum, yaitu pengantar AI, prompt engineering, AI for Finance, machine learning untuk keuangan, dan business intelligence. Dengan cakupan tersebut, mahasiswa diharapkan mengenal pemanfaatan teknologi pada pekerjaan akuntansi dan keuangan.

Di luar materi AI, pembahasan juga menyentuh mata kuliah praktik. Prodi akan meninjau penamaan serta memperkuat mata kuliah pengembangan aplikasi akuntansi dan proyek Sistem Informasi Akuntansi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan kurikulum secara menyeluruh.

Baca juga:
Mau Kuliah di Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Akuntansi Terbaik? Ini 4 Pilihannya

Perwakilan Prodi SIA dari berbagai kampus UBSI menilai keterlibatan lintas kampus dalam forum ini penting untuk menjaga kesamaan arah kurikulum. “Dengan melibatkan banyak kampus, kami berharap kurikulum yang dihasilkan relevan, mudah beradaptasi, dan sesuai kebutuhan industri,” ujar salah satu perwakilan prodi.

Review ini ditujukan agar Kurikulum 2027–2031 dapat memperkuat kompetensi lulusan di bidang akuntansi dan sistem informasi. Selain itu, kurikulum diharapkan membekali mahasiswa dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tantangan dunia kerja di era AI.

Hasil review beserta masukan dari reviewer akan menjadi bahan penyempurnaan draf. Prodi SIA akan menindaklanjuti setiap poin tersebut sebelum kurikulum diberlakukan pada periode 2027–2031.