Karawanghitz, Cikampek – Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Cikampek menggelar Campus Recruitment bersama PT DaikyoNishikawa Tenma Indonesia (DNTI), perusahaan manufaktur komponen otomotif, pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan ini bertujuan menyalurkan lulusan ke dunia kerja. Dalam wawancara kerja yang berlangsung di kampus Universitas BSI Cikampek, tiga kandidat terpilih dari 50 pelamar menjalani tahap akhir seleksi.
Ketiga kandidat itu lolos setelah menyisihkan para pelamar lain pada tahap seleksi administrasi. Dari 50 orang yang mendaftar, hanya tiga yang melaju ke tahap wawancara, atau sekitar 6 persen dari seluruh pendaftar. Angka tersebut menggambarkan ketatnya persaingan dalam proses rekrutmen kali ini.
Koordinator BCC Universitas BSI Cikampek, Surtika Ayumida, menyebut Campus Recruitment sebagai agenda rutin kampus yang menjembatani alumni dan mahasiswa tingkat akhir dengan dunia industri. “Melalui kerja sama dengan PT DNTI, kami berharap para lulusan bisa langsung terserap ke dunia kerja profesional. Kegiatan seperti ini juga memberi kesempatan bagi mereka untuk mengenal proses seleksi secara langsung,” ujar Surtika.
Soal jalannya wawancara, Surtika menilai seluruh tahapan berlangsung sesuai rencana. “Semua proses berjalan lancar dan tertib dari awal sampai selesai. Kami juga berterima kasih kepada PT DNTI atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus,” katanya.
Dari pihak perusahaan, perwakilan manajemen PT DaikyoNishikawa Tenma Indonesia menyampaikan apresiasi atas antusiasme para pelamar serta fasilitasi yang diberikan Universitas BSI Kampus Cikampek. Perusahaan juga menjelaskan alasan di balik penyaringan yang ketat tersebut.
“Kami menghargai antusiasme para pelamar dan dukungan kampus selama kegiatan ini. Seleksi dibuat ketat karena kami ingin memastikan calon karyawan memiliki kualifikasi, kompetensi, dan integritas yang sesuai dengan standar industri,” ujar perwakilan manajemen PT DNTI.
Dalam konteks rekrutmen, kualifikasi umumnya merujuk pada persyaratan formal seperti pendidikan, kompetensi pada kemampuan teknis maupun nonteknis, sedangkan integritas pada kejujuran dan tanggung jawab dalam bekerja.
Kandidat yang dinyatakan lolos pada tahap akhir ini selanjutnya akan menjalani inkubasi dan onboarding. Perwakilan perusahaan menjelaskan bahwa kedua tahap itu mengikuti kebijakan manajemen. “Kandidat yang lolos akan kami arahkan sesuai ketentuan yang berlaku di perusahaan,” ujarnya.
Onboarding merupakan proses pengenalan karyawan baru terhadap lingkungan kerja, budaya perusahaan, dan tugas yang akan dijalani. Adapun inkubasi umumnya berupa masa pembekalan sebelum seseorang bekerja secara penuh.
Campus Recruitment sendiri merupakan model perekrutan yang mempertemukan perusahaan dengan calon tenaga kerja langsung di lingkungan kampus. Dengan skema ini, proses seleksi berlangsung di tempat yang sudah dikenal peserta, sementara perusahaan dapat bertatap muka dengan calon pekerja dari kalangan alumni dan mahasiswa tingkat akhir.
Wawancara kerja menjadi tahap penilaian langsung terhadap kandidat. Pada tahap ini, perusahaan umumnya menilai kecocokan peserta dengan kebutuhan kerja, mulai dari kemampuan berkomunikasi hingga kesiapan menjalani pekerjaan. Penilaian tersebut penting karena hasil wawancara menentukan apakah kandidat dapat melanjutkan ke tahap berikutnya di perusahaan.
Sebelum sampai ke tahap ini, seleksi administrasi menjadi penyaring pertama. Dengan begitu, tidak semua pendaftar mendapat kesempatan bertemu langsung dengan pihak perusahaan.
Dalam kegiatan ini, Universitas BSI Kampus Cikampek berperan sebagai fasilitator. Kampus menyediakan tempat pelaksanaan wawancara, sedangkan standar penilaian mengacu pada kebutuhan perusahaan. Pembagian peran tersebut membuat proses seleksi tetap selaras dengan ketentuan yang diterapkan PT DNTI.
Pelaksanaan wawancara di lingkungan kampus juga dapat memudahkan peserta, karena mereka tidak perlu menempuh perjalanan ke lokasi perusahaan. Bagi pelamar yang masih berstatus mahasiswa, skema ini terasa lebih praktis.
Cikampek di Kabupaten Karawang dikenal sebagai salah satu kawasan industri di Jawa Barat. Di wilayah semacam ini, kerja sama antara kampus dan perusahaan manufaktur menjadi jalur penyaluran lulusan ke sektor yang ada di sekitarnya.
Bagi alumni dan mahasiswa tingkat akhir, rekrutmen di kampus memberi gambaran tentang tahapan yang lazim dilalui pencari kerja, mulai dari penyaringan berkas hingga wawancara. Melalui pengalaman itu, mereka dapat menyiapkan diri lebih awal untuk proses serupa di perusahaan lain.
Sementara itu, para kandidat yang lolos akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai kebijakan yang ditetapkan manajemen PT DaikyoNishikawa Tenma Indonesia. Seluruh tahapan tersebut juga merupakan bagian dari program kerja sama yang dijalin kedua pihak di bidang penyaluran tenaga kerja.












